“Ahok Mimpi di Siang Bolong”

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahtja Purnama (Ahok)
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahtja Purnama (Ahok)

POJOKSATU – Kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang menaikkan anggaran tunjangan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun anggaran 2015, dianggap sebagai pemborosan saja.

Koordinator Centre for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi mengatakan, pada anggaran tahun 2015, bisa dibilang PNS DKI Jakarta itu hanya melakukan pesta.

“Tinggi dan mahalnya tunjangan kinerja untuk PNS Jakarta bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan meminimalkan korupsi pada internal PNS,” ungkap Uchok kepada RMOLJakarta (Grup pojoksatu.id),  Minggu (1/2).

“Memang, tujuan ini sangat mulia, tapi tujuan ini, kalau jujur dikatakan, hanya sebuah mimpi Ahok di siang bolong yang hanya menghambur-hambur uang pajak rakyat,” sambung dia.


Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berjanji akan meningkatkan gaji PNS hingga puluhan juta per bulan. Rencananya, Janji ini akan segera direalisasikan pada Februari mendatang.

Karena, Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur tentang Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) Dinamis yang akan diterima PNS DKI masih dalam tahap revisi.

Dan berikut data yang dihimpun RMOLJakarta dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta mengenai rancangan gaji yang akan diterima oleh PNS DKI mulai dari lurah:

– PNS yang menjabat sebagai lurah akan mendapatkan gaji Rp33 juta per bulan dengan rincian Gaji Pokok Rp 2.082.000, Tunjangan Jabatan Rp 1.480.000, Tunjangan Kinerja Daerah Statis Rp 13.085.000, Tunjangan Kinerja Daerah Dinamis Rp 13.085.000, Tunjangan Transportasi Rp 4.000.000.

– Sementara itu, untuk posisi camat akan mendapatkan gaji mencapai Rp 48 juta, dengan rincian Gaji Pokok Rp 3.064.000, Tunjangan Jabatan Rp 1.260.000, Tunjangan Kinerja Daerah Statis Rp 19.008.000, Tunjangan Kinerja Daerah Dinamis Rp 19.008.000, dan Tunjangan Transportasi Rp 6.500.000.

– Selanjutnya, untuk walikota mendapatkan Rp 75 juta per bulan dengan rincian Gaji Pokok Rp 3.542.000, Tunjangan Jabatan Rp 3.250.000, Tunjangan Kinerja Daerah Statis Rp 29.925.000, Tunjangan Kinerja Daerah Dinamis Rp 29.925.000, dan Tunjangan Transportasi Rp 9.000.000. (prasetyo/sim/jkt/arp/rmol/one)