Kepala Daerah Minta Dana Transver Dinaikkan, Jokowi Beri Sinyal Positif

Presiden Joko Widodo dalam pertemuan tahap III dengan bupati dan wali kota di Istana Bogor, Kamis (29/1). Foto: Natalia Laurens/JPNN.com
Presiden Joko Widodo dalam pertemuan tahap III dengan bupati dan wali kota di Istana Bogor, Kamis (29/1). Foto: Natalia Laurens/JPNN.com
Presiden Joko Widodo dalam pertemuan tahap III dengan bupati dan wali kota di Istana Bogor, Kamis (29/1). Foto: Natalia Laurens/JPNN.com

POJOKSATU – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi sinyal positif, menanggapi permintaan para kepala daerah se Sulawesi dan Papua Barat terkait permintaan menaikkan dana transver ke daerah. Para bupati meminta Presiden Joko Widodo menaikkan dana transfer ke daerah hingga 50 persen. Permintaan itu disampaikan dalam beberapa kali pertemuan dengan presiden.

Menanggapi hal itu, Jokowi mengaku saat ini ruang fiskal APBN sedang sehat.

“Kemarin beberapa menyampaikan mengenai hal yang berkaitan dengan dana transfer yang diperlukan katanya masih kurang. Memang ruang fiskal yang kita punya sekarang ini sudah sehat. Saya sampaikan sehat karena beban-beban yang dulu menggandul pada anggaran kita sekarang ini sudah kita pangkas,” kata presiden saat pertemuan dengan para bupati di Istana Bogor, Jabar, Kamis, (29/1).

Namun, Jokowi tidak merinci lagi lebih jauh soal penjelasannya tersebut. Ia hanya mengungkapkan peluang memenuhi permintaan itu ada.


Sementara Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan, presiden sudah menampung semua keinginan kepala daerah. Kini, kata Tjahjo, tugas kepala daerah adalah membuktikan kinerja mereka dengan baik, terutama dalam pembangunan infrastruktur.

“Jangan lupa tadi perencanaan pembangunan kota/wilayah itu harus jangka panjang. Jangan hanya jangka pendek. kalau ada niat bangun infrastruktur, langsung dibangun,” kata Tjahjo.(flo/jpnn/ril)