Kekerasan Verbal Terhadap BW Kewenangan Penyidik

Kabareskrim Budi Waseso
Kabareskrim Budi Waseso
Kabareskrim Budi Waseso
Kabareskrim Budi Waseso

POJOKSATU – Belum ada hal baru dari pertemuan Budi Waseso dengan Tim Investigasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Ketua tim, Nur Kholis mengatakan pemeriksaan membahas tentang penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojatno (BW).

Belum ada rekomendasi yang dihasilkan dari pertemuan yang berlangsung kurang lebih 3 jam itu. “Kita masih terus memeriksa bukti-bukti,” ujar Nur Kholis usai memeriksa Budi Waseso.

Sementara itu, dugaan adanya kekerasan verbal dalam penangkapan BW, menurut Budi Waseso, itu pertimbangan dan kewenangan penyidik yang diatur dalam undang-undang. “Silakan itu dibuktikan, saya tidak boleh mengintervensi dari proses jalannya penyidikan itu sendiri,” tuturnya.

Ia malah membantah jika hal itu dilakukan sebagai upaya balas dendam pihak Polri kepada KPK. Menurut dia, polisi bergerak cepat terhadap penangkapan BW karena, alat bukti yang diterima sudah cukup.


Budi Waseso diundang tim investigasi terkait dugaan adanya kekerasan verbal dalam penangkapan BW yang dilakukan oleh anggota Bareskrim Polri.

Sementara itu, Budi belum mendapat panggilan atau teguran dari Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri dan Plt Kapolri. Padahal, Kamis lalu (29/1) Forum Advokat Pengawal Konstitusi (FAKSI) telah melaporkan Kabareskrim Polri itu kepada Propam dan Plt Kapolri

Mantan Kapolda Gorontalo itu belum ada panggilan atau teguran dari Plt Kapolri maupun Propam. “Saya kan dilaporkan ke Propam, silakan ditanyakan ke Propam,” tuturnya.

Budi Waseso dilaporkan kepada Propam terkait dugaan kriminalisasi dalam penangkapan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto.

Kabareskim juga membantah kedekatannya dengan Komjen Pol Budi Gunawan (BG). Dia mengatakan tidak ada hubungan kasus yang menimpa BG dengan dirinya. “Jangan campur adukan itu, kapan perkawinanya, besanan ini,” kata Budi sambil tersenyum. (Fadhil Al Birra/dio/ril)