Hilang Misterius, Aminah Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai

Jasad Aminah saat di evakuasi warga setempat.
Jasad Aminah saat di evakuasi warga setempat.
Jasad Aminah saat di evakuasi warga setempat.

POJOKSATU – Warga Desa Kertamukti,Kecamatan Haurwangi digegerkan dengan penemuan mayat perempuan, Aminah (60) ditemukan mengambang di tengah-tengah area  Sungai Citarum,Kamis (29/1) sekitar pukul 12:00 Wib,tepatnya di Kampung  Citembong,Desa Margaluyu,Kec Cipendeuy,Bandung Barat.Aminah,asal warga Kampung  Pasir Nangka RT01/04,Desa Sindangjaya,Kecamatan Ciranjang,sebelumnya hilang misterius selama 4 hari hingga akhirnya saat ini baru ditemukan.

Berdasarkan informasi yang di dapatkan Radar Cianjur (Grup Pojoksatu.id), dari perangkat Desa Sindangjaya,Kecamatan Ciranjang. Minggu (25/1) Aminah minta dianterin oleh anaknya yaitu, Iwan (28) untuk berkunjung ke rumah temannya Acih (58) di  Kampung  Cihea RT 06/03,Desa Cihea,Kecamatan Haurwangi,sekitar pukul 18:00 Wib.

“Saat itu,hujan gerimis waktu mengantar. Tapi,mau bagimana lagi kasihan juga bila pergi sendiri. Tidak,tahu kejadiannya akan seperti ini,” aku Iwan,terlihat histeris dan menangis melihat ibunya sudah meninggal,Kamis (29/1) kemarin.

Ia menambahkan,sebelumnya saat ibu hilang, tidak pulang satu hari sudah laporan ke Polsek Bojongpicung dan,pihak desa.  Pasalnya,pertama pergi yang di tuju wilayah Kecamatan Haurwangi. Saat ini,terhitung sudah empat hari ditemukan sudah jadi mayat.


“Warga setempat,sangat antusias dan merespon baik untuk membantu melakukan pencarian selama tiga hari,dibantu bersama perangkat desa dan pihak kepolisian,” ujarnya,Iwan saat ditanya di TKP,kemarin.

Kamis (29/1) pencarian dihentikan sementara waktu,oleh pihak desa,kepolisian dan warga. Setelah ada,kabar berita ada penemuan mayat di tengah Sungai Citarum. Yaitu,oleh Kosim (40) warga Kampung Citembong, Desa Margaluyu, Kecamatan Cipendeuy,Bandung Barat. Setiap harinya,selalu menjaring ikan di Sungai Citarum. Tepatnya di semak-semak (bunga Eceng Gondog).

“Saya,kaget pas ada mayat mengambang. Kirain tumpukan sampah terbungkus warna biru,saat dilihat dan diperiksa ternyata itu mayat,” aku Kosim terlihat panik.

Ia memaparkan,dengan kejadian penemuan mayat itu langsung melaporkan kejadian ini ke aparat kepolisian Sektor Bojongpicung yang di bantu oleh Polsek Ciranjang,siang itu yang dibantu oleh beberapa rekannya.

“Setelah ada laporan,ke pihak Desa Kertamukti,dan di intruksikan kepolisian,baru  bersama rekan membawanya ke darat menggunakan rakit,” imbuhnya,Obing (50) warga setempat,yang kesehariannya bekerja membawa rakit (perahu).

Senada,dikatakan Poldesa Desa Kertamukti, Agus Pahrudin (43) menuturkan. Ya, emang awalnya ditemukan di semak-semak (bunga eceng gondok). Sebelumnya,pihak desa,Babinsa,Babinmas,Linmas mencari keberadaan Aminah. Bahkan, melibatkan semua komponen.

“Akhirnya,ditemukan saat ini oleh salah seorang warga setempat. Saat dilihat dan dicocokkan ternyata itu emang mayatnya Aminah yang dicari,” Agus kepada wartawan koran ini.

Terpisah,Kapolsek Bojongpicung AKP Ajat Sudrajat mengatakan penemuan mayat asal warga Ciranjang,TKP di wilayah Bandung Barat. Kami,hanya membantu untuk melakukan pengangkatan jasad,dibantu oleh jajaran Polsek Ciranjang,pihak desa, dan warga setempat.

“Tidak ada bekas kekerasan dalam penemuan mayat ini,diduga terjatuh saat hendak menyebrang. Atas keinginan keluarga,mungkin jasadnya langsung akan dibawa pulang untuk dikebumikan. Kita,hanya membatu saja,”  terangnya, Ajat.(mat/dep)