Saatnya KPK & Polri Bersih-Bersih

Icon Polri V KPK

POJOKSATU – Dua anggota DPR punya analisis menarik soal kisruh Polri-KPK. Mereka menduga, hal ini dipicu kelakuan oknum di dua lembaga ini yang berusaha memenuhi syahwat dan ambisi diri sendiri. “Sangat mungkin dugaan itu benar adanya. Tapi kan kebenaran tetap harus dibuktikan,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsudin, kemarin.

Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Gerindra, Desmond Junaedi Mahesa, menambahkan wajar bila muncul dugaan ini. Pelakunya diduga merupakan elite di Kepolisian dan KPK, dan memiliki cacat dan masa lalunya masing-masing.

“Masing-masing di KPK dan Polri bisa jadi ada cacatnya. Tapi kita semua tahu, lantaran orang-orang itu melekat ke institusinya masing-masing, maka masyarakat jadi berpandangan bahwa yang jelek ini institusinya. Tapi saya berharap sebaiknya cacat tersebut tidak merusak institusinya,” ujar Desmond.


Apalagi, kata Desmond, urutan kronologis sejak Budi Gunawan (BG) di tetapkan menjadi Kapolri yang kemudian disusul penetapan tersangka oleh KPK, dan berlanjut dengan penetepan tersangka Bambang Widjojanto (BW) dirasa janggal dan menggangu rasionalitas.

“Sebaiknya segera dibuktikan sangkaan-sangkaan yang menurut kedua belah pihak benar. Komisi III tentunya tidak ingin berlarut-larut dengan kondisi gaduh seperti ini. Inilah saatnya, dua institusi melakukan bersih-bersih demi menyelamatkan institusinya masing-masing. Kalau mau bersih ya buktikan,” bebernya. (rmol/dep)