Pilkada Serentak di Jabar, Ini Kata DPRD

Syahrir
Syahrir
Syahrir

POJOKSATU – DPRD Jawa Barat optimistis lima kabupaten/kota di Jabar siap menggelar pemilihan kepala daerah serentak pada 2015 ini. Terlebih, saat ini Komisi Pemilihan Umum telah melakukan sosialisasi ke daerah terkait ajang demokrasi tersebut.

Hal ini diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Jabar Syahrir saat dihubungi dari Bandung, Rabu (28/1). Kemarin, bersama anggota Komisi I lainnya, Syahrir berkunjung ke Kabupaten Karawang untuk memantau kesiapan pelaksanaan pilkada serentak.

Sebagai contoh, Syahrir mengatakan, Kabupaten Karawang dan Pangandaran sudah menyiapkan anggaran untuk menggelar pilkada serentak. Selain itu, KPU pun sudah melakukan sosialisasi dan menyiapkan sarana penunjang lainnya.

“Kami optimis tahapan akan dimulai bulan depan. Saat ini tinggal menunggu revisi (undang-undang pilkada) di komisi II (DPR RI),” kata Syahrir saat dikonfirmasi.


Lebih lanjut Syahrir katakan, pihaknya mendorong penggunaan anggaran Pemerintah Provinsi Jabar untuk membantu pelaksanaan pilkada serentak. Salah satunya terkait dana asistensi seperti yang diminta KPU Jabar.

“Saat menggelar audiensi dengan KPU Jabar (Senin, 26 Januari), KPU Jabar masih kekurangan dana asistensi sekitar Rp 3 miliar. Itu tanggung jawab provinsi, harus,” kata Syahrir.

Sementara itu, Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat mengatakan, terdapat tiga kabupaten/kota yang masih terkendala anggaran, yakni Kabupaten Indramayu, Bandung, dan Sukabumi. Menurutnya, Indramayu dan Sukabumi baru menyiapkan 50 persen dari anggaran yang diperlukan.

“Sedangkan Kabupaten Bandung masih kekurangan Rp 3 miliar, dari total sekitar Rp 63 miliar. Jadi sekarang (Kabupaten Bandung) baru menyiapkan Rp 60 miliar,” kata Yayat saat dihubungi.

Optimisme pun diungkapkan Yayat meski tiga daerah masih terkendala anggaran. Menurutnya, kabupaten/kota akan memenuhi ketersediaan anggaran tersebut.

“Makanya kami meminta bantuan Komisi I (DPRD Jabar) untuk mendorong pemerintah daerah memenuhi anggarannya,” katanya. Lebih lanjut Yayat katakan, berdasarkan pembahasan awal di KPU pusat, pilkada serentak akan digelar pada 16 Desember mendatang.

Meski tidak mengetahui secara pasti, Yayat mengatakan, pilkada serentak ini akan berbarengan dengan kabupaten/kota lainnya di seluruh Indonesia. “Tapi nanti kepastiannya setelah revisi uu selesai. Menurut janji DPR RI, tanggal 28 Februari sudah selesai,” katanya. (agp)