Jenazah AirAsia Tanpa Kepala dan Lengan Diterbangkan Pagi Ini

Basarnas menerbangkan jenazah AirAsia. Foto: AFP
Basarnas menerbangkan jenazah AirAsia. Foto: AFP
Basarnas menerbangkan jenazah AirAsia. Foto: AFP

Kepala Kantor Search and Rescue (SAR) Makassar, Sulawesi Selatan, Roki Asikin mengatakan jenazah korban pesawat AirAsia QZ8501 Saiful Rakhmat akan diberangkatkan ke Bandara Juanda Surabaya, Jawa Timur paling lambat sekira pukul 10.00 Wita, Kamis (29/1) pagi.

“Kami hanya back up untuk di Kota Makassar. Sebentar pagi kami berangkatkan ke Surabaya,” kata Roki di RS Bhayangkara Mappaoddang Makassar.

Roki mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Basarnas untuk proses pemberangkatanya ke Surabaya. “Identifikasinya semua di pusatkan disana (Surabaya),” terang dia.

Sebelumnya, sosok mayat yang diduga korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 ditemukan di sekitar pesisir pantai Luaor Kecamatan Pamboang kabuapten Majene Sulawesi Barat pada hari Rabu tanggal 28 Januari sekitar pukul 08.00 wita oleh dua orang nelayan asal Luaor Kecamatan Pamboang kabupaten Majene atas nama Mas’ud (35) dan Lelubi (25)


Pada saat ditemukan posisi mayat dalam keadaan telungkup dengan kondisi kepala kepala dan lengan sudah hilang. Ciri-ciri mayat tersebut, memakai sepatu warna hitam cokelat. Sebelah kanan telapak kaki kanan hilang. Memakai celana panjang warna hitam.

Pada tubuh korban ditemukan dompet, berisi kartu identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) Nomor induk: 3175081109760009, atas nama Saiful Rahmat, tempat tanggal lahir Kali Jati, 11 September, 1976 dengan alamat, jalan Suryono nomor 524, RT 005/RW 009 Kelurahan Halim Perdana Kusuma Kecamatan Makassar, Jakarta Timur. Status Kawin.

Ditemukan juga kartu NPWP nomor 49. 255. 201. 3-005.000. Kartu asuransi kecelakaan diri pengemudi (AKDP) Bhakti Bhayangkara, Sim A Mentro Jaya, ATM Bank Mandiri, kartu peserta Pan Fasifik Insurance di PT Indonesia Air Asia, club card Matahari, kartu pelanggan oto credit, kartu donor darah, sim c, formulir permohonan pas bandara, dan beberapa lembar uang kertas.

Pada hari Selasa tanggal 27 Januari sekitar pukuil 16.00 Wita, juga telah ditemukan sebuah tas gantung berwarna cokelat di sekitar pantai Pelattoang Kecamatan Sendana Kabupaten Majene.

Lokasi penemuan berjarak sekitar 1 Kilo meter dari bibir pantai. Penemuan tersebut baru dilaporkan kepada kepolisian setempat pada pukul 20.30 wita.

Didalam tas tersebut ditemukan;
-Satu buah pasport atas nama Andri Wijaya Poo, tanggal lahir 30 maret 1977. Dengan nomor pasport; A. 1065397
-Satu buah HP Samsung tipe not 3 warna putih.
-Satu buah HP Blackberry Bold 9780 onix warna hitam.
-Satu buah jam tangan merek alexander crristy
-Satu buah pencuci tangan merek detol
-Satu buah sisir berwarna merah
-Satu buah sapu tangan berwarna putih
-Satu buah pulpen.

(rakyatsulsel/awa/jpnn/ps)