Bupati se-Sulawesi dan Papua Barat Rembuk Bahas Berbagai Masalah

Presiden Joko Widodo dalam pertemuan tahap III dengan bupati dan wali kota di Istana Bogor, Kamis (29/1). Foto: Natalia Laurens/JPNN.com
Presiden Joko Widodo dalam pertemuan tahap III dengan bupati dan wali kota di Istana Bogor, Kamis (29/1). Foto: Natalia Laurens/JPNN.com
Presiden Joko Widodo dalam pertemuan tahap III dengan bupati dan wali kota di Istana Bogor, Kamis (29/1). Foto: Natalia Laurens/JPNN.com

POJOKSATU – Para kepala daerah dari wilayah Sulawesi dan Papua Barat berkumpul di Istana Bogor, Kamis (29/1). Mereka menghadiri rapat koordinasi yang digelar Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

“Kami laporkan pada Bapak Presiden bahwa hari ini adalah gelombang ke tiga untuk Bapak Presiden bisa mendengarkan permasalahan, kendala di daerah serta rencana-rencana program jangka pendek dan jangka panjang yang tentunya akan sangat bermanfaat,” ujar Mendagri Tjahjo Kumolo, dalam sambutan pembukanya di kegiatan itu.

Pertemuan ini adalah kelanjutan dari rapat koordinasi pekan lalu dan tindak lanjut kegiatan Musrembangnas RPJMN Tahun 2015–2019 pada 18 Desember 2014. Pelaksanaan rakor kali ini diikuti oleh bupati dari wilayah Sulawesi dan Papua Barat, termasuk Wali Kota Sorong dan Jayapura. Serupa dengan pelaksanaan Rakor pada 22 – 23 Januari 2015 lalu, kata Tjahjo, kegiatan ini juga melibatkan peran dan kerjasama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). Tujuan diselenggarakannya adalah untuk membahas agenda prioritas pemerintahan dan pembangunan untuk enam program utama.

“Di antaranya kedaulatan pangan, infrastruktur, potensi kelautan, sumber daya alam, energi. Dan keenam, kendala dalam perijinan, pelayanan, tumpang tindih peraturan perundang-undangan dan ego sektoral,” sambung Tjahjo.


Pelaksanaan rakor bersama Presiden Jokowi ini diikuti 110 bupati dan dua wali kota. Di antaranya dari Sulawesi Selatan 21 bupati, Sulawesi Tenggara 15 bupati, Sulawesi Tengah 12 bupati, Sulawesi Utara 11 bupati. Kemudian dari Gorontalo 5 Bupati, Sulawesi Barat 6 bupati, Papua 28 bupati, Papua Barat 12 bupati, 1 Wali Kota Sorong dan 1 Wali Kota Jayapura.

Terkait pelaksanaan rakor yang diagendakan dalam lima tahap masih menunda tahap IV dan tahap V. Tahap IV menurut agenda, akan dihadiri oleh 102 bupati. Di antaranya dari Banten 4 bupati, DKI Jakarta 1 bupati, Jawa Barat 18 bupati, Jawa Tengah 29 bupati, DI Yogyakarta 4 bupati, Jawa Timur 29 bupati, Maluku 9 bupati dan Maluku Utara 8 bupati. Sementara tahap V dalam kegiatan rakor ini akan diikuti oleh wali kota seluruh Indonesia. (flo/jpnn/ril/sp)