President University Percepat Lama Studi Dengan Nilai Sempurna

president university
STRATEGI KULIAH: Dekan Sekolah (Fakultas) Bisnis President University Misbakhul Munir (tiga dari kiri) memberi paparan tentang kampusnya. (Hilmi Setiawan/Jawa Pos)

POJOKSATU – Studi kuliah sarjana (S1) umumnya ditempuh dalam empat tahun atau delapan semester. Memang ada yang bisa menuntaskan kuliah dalam 3,5 tahun. Hal itu biasanya dicapai mahasiswa yang memiliki tingkat kepintaran di atas rata-rata.

Namun, tidak demikian dengan President University (PU) yang terletak di kompleks industri Jababeka, Cikarang, Bekasi. Secara umum, mereka memberlakukan lama kuliah selama 3,5 tahun untuk semua mahasiswanya.

Kepala Humas PU Jhanghiz Syahrivar mengatakan, mempercepat lama studi di kampusnya bukan berarti mengepras beban SKS (satuan kredit semester). Bahkan, jika ditotal secara keseluruhan, lama studi di kampus tersebut mencapai 10 semester. Itu tentu lebih banyak dibandingkan dengan studi di kampus pada umumnya yang berjumlah delapan semester.

Semester 1-8 full dipakai kuliah. Kemudian, semester 9 untuk magang dan semester 10 dipakai untuk menyelesaikan skripsi.


Jhangiz menuturkan, lama studi di kampusnya bisa dipercepat karena memanfaatkan masa liburan. ”Jika di kampus-kampus lain libur jeda semester bisa sampai berbulan-bulan, di kami liburnya sekitar 1-2 minggu saja,” kata dia di kampus PU, Rabu (28/1).

Dengan memperpendek masa libur jeda semester, Jhanghiz mengatakan, dalam satu tahun bisa menjalankan tiga semester. Sehingga dengan lama studi selama 3,5 tahun, mahasiswa total menempuh 10 semester.

Dekan Sekolah (setingkat fakultas) Bisnis PU Misbakhul Munir menuturkan, komposisi dosen di tempatnya terdiri atas dosen murni akademisi dan dosen dari kalangan praktisi. ”Saya, misalnya, mantan auditor BPKP. Kemudian, auditor perusahaan swasta. Sekarang terdampar jadi dosen,” ujarnya.

Menurut Misbakhul, keberadaan dosen dari kalangan praktisi sangat penting. Sebab, bisa mengintegrasikan pembelajaran di kampus dengan kebutuhan riil dunia industri. Sehingga para alumninya nanti bisa mudah diserap dan menyesuaikan dengan dunia kerja. (wan/fal)