Pedagang Sayur Edarkan 17 Paket Shabu

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU-Unit I Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar, Selasa (27/1) menggerebek sebuah tempat kos di Kampung Pasir Kampung, Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Cianjur. Di kamar kos tersebut, polisi berhasil menemukan 17 paket narkoba jenis sabu-sabu serta mengamankan dua tersangka.
Adapun kedua tersangka tersebut adalah Suhendra (35) warga Desa Cipanas, Kecamatan Cipanas dan Hadi Safaat (35) warga Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas. Keduanya pun kini harus mendekam di tahanan Mapolda Jabar untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Penangkapan itu sendiri dilakukan setelah Ditserse Nakoba Polda Jabar mendapatkan informasi yang menyatakan bahwa di tempat kos tersebut kerap kali terjadi penyalahgunaan narkoba.

Berbekal informasi itu, petugas pun tidak menyia-nyiakannya dengan langsung meluncur ke lokasi setelah sebelumnya berkoordinasi dengan Polres Cianjur.
“Awalnya kami mendapat kabar jika di sebuah tempat kos di kawasan tersebut sering terjadi penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar Kombes Ermi Widyatno didampingi KBO Ditres Narkoba Polda Jabar AKBP Mulyadi, Selasa (27/1) kemarin.

Penggerebekan yang dilakukan Unit I Subdit III dan dipimpin kompol Boni itu pun telah dilakukan beberapa hari sebelumnya. Selama beberapa hari itu, petugas mencari tahu siapa orang yang kerap bertransaksi sabu-sabu di daerah Pacet hingga kemudian pada Minggu (25/1) malam sekitar pukul 21.00, polisi mendapati ada seseorang yang masuk ke dalam sebuah kamar kos yang dicurigai menjadi tempat transaksi.


“Anggota kami langsung melakukan penggerebegan ke tempat tersebut. Di dalam kamar ada dua tersangka,” katanya.

Saat menggeledah kamar kos, polisi menemukan 17 paket sabu-sabu yang dibungkus plastik klip bening. Paket-paket kecil ini dimasukkan ke dalam plastik klip besar.

“Paket sabu tersebut sudah siap edar,” lanjut Ermi.

Tidak berhenti sampai di situ saja. Dalam pengembangannya, polisi mencari pemasok sabu-sabu untuk Suhendra yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang sayuran di kawasan Pacet.

Dalam keterangan tersangka dalam pemeriksaan, Suhendra mengakui jika sabu-sabu tersebut didapatkan dari seseorang bernama Yus. Nama yang disebut Suhendra itu sendiri diketahui merupakan warga Cibinong, Bogor.

“Berdasarkan pengakuan Suhendra, Yus ini merupakan warga Cibinong, Bogor. Kini Yus masuk daftar pencarian orang,” tutur Mulyadi.

Atas perbuatannya itu, Suhendra dan Hadi kini harus meringkuk di balik jeruji besi dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Keduanya pun dijerat Pasal 114, 112 dan 127 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal empat tahun penjara.

“Ancaman hukumannya maksimal empat tahun penjara,” tukas dia.

Terpisah, Kapolres Cianjur, AKBP Dey Kusuma Bakti pun membenarkan saat dikonfirmasi berkenaan dengan hal tersebut. Dedy mengakui, sebelumnya Polda Jabar pun memang telah berkoordinasi dengan pihaknya sebelum melakukan penggerebekan itu.

“Iya kami sudah berkoordinasi dengan Polda Jabar beberapa hari sebelumnya,” kata Dedy.

Perwira Polri asal Malang, Jawa Timur itu menambahkan, selain berkoordinasi dengan Polda Jabar, pihaknya juga memberikan dukungan dan back up dalam aksi penggerebekan itu.

“Itu Dit Narkoba Polda Jabar yang menggerebek. Kami memberikan dukungan dan back up tentunya. Untuk Polres Cianjur masih terus kembangkan ganja 2 kilogram,” pungkas Dedy.(ruh)