Ini Pesan Terakhir Warga Jepang yang Jadi Tawanan ISIS

thumb_801785_12261928012015_goto

POJOKSATU – Tawanan berkewarganegaraan Jepang yang terisa, Kenji Goto kembali hadir dalam sebuah tayangan video terbaru kelompok militan ISIS beberapa waktu lalu (Selasa, 27/1).

Kali ini, ia tampak berdiri dengan mengenakan pakaian berwarna oranye. Dengan tangan terborgol ia memegang gambar seorang pilot Yordania yang juga ditawan, Mu’ath al-Kaseasbeh.

Dalam video itu, Goto mengucapkan pesan dari ISIS.


Ia menyebut bahwa bila pemerintah Yordania tidak segera membebaskan seorang teroris wanita, Sajida al-Rishawi yang ditahan di Yordania sejak tahun 2006 lalu, maka dalam waktu 24 jam, ISIS akan membunuh pilot itu dan juga Goto.

Melalui mulut Goto, militan ISIS juga menekan Jepang untuk menekan Yordania untuk memenuhi permintaan mereka.

“Saya hanya punya waktu 24 jam untuk hidup. Dan pilot memiliki waktu kurang dari itu. Tolong jangan biarkan kami mati,” ucap Goto seperti dimuat Daily Mail.

“Ini adalah pesan terakhir saya,” sambungnya.

Goto juga menyampaikan pesan ISIS yang menyebut bahwa segala macam bentuk taktik penundaan akan terbalas dengan kematian kedua tawanan

“Bolanya saat ini ada di pengadilan Yordania,” ujarnya.

Juru bicara pemerintah Jepang Yasuhide Suga menyebut, pihaknya telah melihat video itu. Namun ia enggan menjelaskan soal apa rencana Jepang ataupun respon yang akan diambil.

Perlu diketahui, Sajida al-Rishawi dihukum seumur hidup atas keterlibatannya dalam teror tahun 2005 yang menewaskan 60 orang. (ysa/rmol)