F-16 Yunani Jatuh, 10 Prajurit NATO Tewas Seketika

thumb_853597_01041727012015_Jet_Nato
KOBARAN API DI LOKASI JATUHNYA PESAWAT

POJOKSATU – Sebuah jet tempur F-16 milik Yunani jatuh pada sesi latihan NATO di wilayah bagian tenggara Spanyol pada Senin (26/1).

Akibatnya, delapan orang tentara Perancis dan dua pilot Yunani tewas seketika. Sementara itu, sekitar 20 orang lainnya menjadi korban luka akibat kejadian tersebut. Sebagian besar korban luka merupakan tentara Perancis dan Italia.

Jet tersebut diketahui tengah mengikuti program latihan NATO di pangkalan Los Llanos dekat kota Albacete sebelum akhirnya jatuh menghantam tanah.

Sejumlah saksi di lokasi menyebut, mereka melihat dan mendengar beberapa kali ledakan besar sebelum akhirnya muncul kobaran api dari pesawat. Api tersebut melalap badan pesawat yang hancur serta lokasi di sekitarnya. Tak pelak, asap tebal pun membumbung tinggi di lokasi jatuhnya pesawat. Kru darurat pun segera dikerahkan untuk memadamkan api.


Mengingat sebagian besar korban berasal dari Perancis, Presiden Perancis Francois Hollande angkat bicara soal insiden itu. Ia menyampaikan pesan belasungkawanya dan memberikan penghormatan tertinggi bagi para korban tewas yang disebutnya sebagai pejuang bangsa yang tengah berlatih membasmi terorisme.

Sementara itu, Sekjen NATO, Jens Stoltenberg mengaku sedih atas insiden tersebut.

“Tragedi ini juga menimpa keluarga NATO secara keseluruhan. Saya mengucapkan duka yang terdalam bagi yang teman tercinta, dan bagi bangsa yang mengorbankan pejuangnya, dan saya mengharapkan adanya pemulihan secara cepat dan menyeluruh bagi yang terluka,” tuturnya seperti dimuat Deutsche Welle.

Hingga saat ini belum diketahui dengan pasti apa penyebab jatuhnya jet tersebut. Namun demikian, investigasi masih terus dilakukan. (mhs/mel)