Anak Dosen Merampok di Rumah Sakit

ilustrasi

POJOKSATU – Polisi menciduk, Ahmad Fauzan, terduga perampokan di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo dan sebuah toko di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Sulawesi Selatan.

Ahmad Fauzan merupakan anak  Dosen STIKes Panakkukang yang juga ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sulsel, Muhammad Ilyas.

Kapolsekta Panakkukang, Kompol Tri Hambodo mengatakan, pihaknya tidak akan pandang bulu dalam menegakkan aturan. Karenanya, polisi akan tetap memproses Fauzan meski anak dosen.

“Mau anak dosen, anak apa tetap saja dia bersalah dan akan kita proses. Alat bukti berupa parang dan busur lengkap kerapel ada. Hasil curian juga ada,” tetangnya, Selasa (27/1/2015).


Namun, sepertinya keluarga dan rekan dari dosen ini tidak terima Fauzan dipublikasikan di media, hingga sejumlah sejumlah wartawan yang bertugas di bagian kriminal mendapat teror melalui pesan berantai BlackBerry Massenger (BBM) oleh keluarga dan rekan Fauzan.

Berikut isi pesan berantai tersebut : @all khususnya wartawan kriminal yang kerja malam, soal berita anak Ketua PPNI Sulsel yang jdi tersangka pencurian dan ditemukan BB busur dan parang tajam. itu teman2nya lgi susun strategi dia mau kerjai kembali wartawan. (rsol/ps)