Satu Formasi CPNS Dibiarkan Kosong

Pegawai Negeri Sipil (PNS). Foto: dok.JPNN (Grup Pojoksatu)
Pegawai Negeri Sipil (PNS). Foto: dok.JPNN (Grup Pojoksatu)
Pegawai Negeri Sipil (PNS). Foto: dok.JPNN (Grup Pojoksatu)

POJOKSATU – Setelah dinyatakan lulus tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Tangerang, sebanyak 115 peserta telah mengirimkan berkas yang dimulai sejak tanggal 14 sampai 20 Januari 2015 lalu.

Sementara satu formasi di Pengadministrasi Anggaran dibiarkan kosong karena dari kuota 5 formasi yang disediakan, yang lulus hanya 4 orang.

Diketahui, Kota Tangerang mendapat kuota sebanyak 116 formasi dalam CPNS Kota Tangerang tahun anggaran 2014.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangerang, M. Noor mengatakan, saat ini 115 berkas tersebut sedang dalam pengecekan apakah data yang dikirimkan sudah sesuai ketentuan atau belum. Sebelumnya  pemberkasan sudah dilakukan di Gedung Cisadane Lantai III, Jalan KS Tubun No. 1 Kota Tangerang.


“Yang satu formasi kosong dan tidak bisa diganti. Kan kuotanya lima formasi tapi yang lulus empat orang, aturannya memang sudah begitu,” kata M. Noor.

Pria berkacamata itu menjelaskan, peserta yang dinyatakan lulus adalah harus memenuhi nilai ambang batas kelulusan (passing grade) sebagaimana Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 17 Tahun 2014  tentang Tambahan Alokasi Formasi dan Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2014.

“Kalau yang memenuhi ambang batas melebihi kuota, maka diambil urutan tertinggi dalam batas jumlah formasi. Penetapan peserta yang dinyatakan lulus itu dituangkan dalam Surat Keputusan yang ditandatangani oleh Pejabat Pembina Kepegawaian,” ujarnya.

Kepada Bidang Pengembangan Karir BKPP Kota Tangerang, Jatmiko mengatakan, berkas yang sudah dikirim oleh peserta selanjutnya akan didaftarkan melalui administrasi kepegawaian di BKN.

Pusat juga akan mengecek berkasnya untuk diproses memperoleh Nomor Induk Pegawai (NIP). Tapi ia mengungkapkan saat ini pihaknya belum bisa mengakses server tersebut.

“Tadi saya sudah coba tapi belum bisa akses, mungkin kita harus lapor dulu. Kan banyak juga daerah yang mengantre, setahu saya Bekasi sudah selesai. Sekarang kita masih cek berkas yang dikirimkan peserta, semoga berjalan lancar,” tambahnya. (jpnn/uis/made/ps)