ISIS Penggal Kepala Satu dari Dua Sandera Warga Jepang

Japanese-HostageISIS merilis sebuah video yang menyatakan telah memenggal kepala satu dari dua sandera warga Jepang. Tindakan ini dilakukan karena pemerintah Jepang tak mampu memenuhi tuntutan tebusan hampir Rp2,5 triliun untuk membebaskan dua sandera warganya.

Dalam video yang dirilis Sabtu (24/1/2015) malam, wartawan lepas Jepang Kenji Goto memegang foto yang konon menunjukkan mayat sandera kedua, Haruna Yukawa. Sebuah organisasi yang berbasis di AS yang memantau situs ISIS mengatakan, video telah didistribusikan di beberapa media sosial di negara Islam.

Sementara pemerintah Jepang masih memverifikasi kebenaran video tersebut. Sedangkan seorang juru bicara pemerintah Jepang menyatakan, jika benar ISIS melakukan hal itu maka dinyatakan sebagai perbuatan yang keji dan tidak dapat diterima.

Sebelumnya, pemerintah Jepang sedang berusaha melakukan negosiasi langsung dengan ISIS demi membebaskan dua warganegara negeri sakura yang terancam dieksekusi mati.


Menteri Luar Negeri Jepang diutus khusus untuk membicarakan pembebasan Kenji Goto dan Haruna Yukawa.

ISIS meminta tebusan sebesar 200 juta dolar AS atau sekitar Rp2,5 triliun kepada Jepang sebagai ganti kedua sandera itu pada Selasa, 20 Januari. ISIS memberi batas waktu hingga Jumat (23/1/2015) dengan menebusnya.

Menurut pria berkedok hitam yang berbicara dengan akses Inggris di dalam video itu, permintaan tebusan itu karena Jepang bersedia membantu negara-negara yang memerangi ISIS. (ps)