Tragedi Pohon Maut Tak Pengaruhi Pengunjung KRB

Kebun Raya Bogor

POJOKSATU – Tragedi pohon tumbang yang menewaskan 7 orang di Kebun Raya Bogor (KRB), Minggu 11/1/2015) tak menyurutkan niat wisatawan lokal untuk berkunjung ke paru-paru Kota Bogor itu.

Pengunjung masih tetap terlihat ramai mendatangi KRB pada Sabtu, (24/1/2015). Mereka terlihat semangat menikmati kesejukan KRB sambil bersantai di area hijau yang berada di belakang Istana Bogor.

Jumlah pengunjung pada akhir pekan terlihat normal, sama seperti data pengunjung pada Januari tahun lalu. Tercatat 2.000-4.000 pengunjung datang setiap akhir pekan untuk rekreasi, berkumpul bersama keluarga, ataupun bermain dengan teman-teman di kebun seluas 87 hektar ini.

“Tidak ada penurunan jumlah pengunjung akibat insiden kemarin. Kalau ada penurunan pun, itu dikarenakan musim hujan. Sama kok kaya tahun lalu. Nanti habis Imlek baru ramai kembali,” ujar pejaga loket KRB, Suciyasno.


Pihak manajemen Kebun Raya Bogor tetap memberikan tanda berupa garis-garis dilarang melintas maupun duduk di dekat pohon-pohon besar yang terlihat tua. Walaupun begitu, para penikmat wisata alam natural ini tetap puas dengan hijau, sejuk dan nyamannya kebun yang didirikan Karl Reinwardt pada tahun 1817 tersebut.

“Menurut saya kecelakaan kemarin itu hanya kebetulan saja, mungkin itu suatu kejadian yang biasa seperti kecelakaan lalu lintas dan sebagainya. Kita juga kan butuh refhreshing dan Kebun Raya jadi salah satu pilihan saya,” kata seorang pengunjung, Rian (21).

Mahasiswa yang asyik menikmati suasana alam ini menambahkan, perlu ada perhatian dari pengelola KRB sendiri untuk masalah safety seperti pemeliharaan pepohonan, terutama yang sudah tua, agar kecelakaan seperti kemarin dapat dihindari. (cr2)