Aktivitis Antikorupsi Riang dan Tetap Bertahan di Gedung KPK

Massa yang protes penangkapan BW melakukan aksi demonstrasi

bambang-widjoyanto-Muhamad-Ali

Para aktivis anti korupsi yang bertahan di gedung KPK menyambut gembira penangguhan penahanan Bambang Widjojanto oleh Bareskrim Polri. Mereka bersorak-sorai menyambut kabar dibebaskannya Wakil Ketua KPK bidang penindakan itu.

“Ada kabar pak Bambang tidak ditahan. Dia dilepaskan dan sekarang menuju KPK,” kata salah satu orator melalui pengeras suara di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Sabtu dinihari (24/1).

Para aktivis langsung membuat barisan menunggu kedatangan Bambang Widjojanto lantaran tidak jadi ditahan.


“Kata Plt. Kapolri, saya tidak ditahan karena mendapat penangguhan dua pimpinan KPK. Itu yang menjadi dasar saya tidak ditahan,” terang Bambang di Bareskrim Polri.

Bambang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Mabes Polri. Dia dijadikan tersangka dengan tuduhan menghadirkan saksi dan memberikan keterangan palsu dalam persidangan sengketa Pilkada Kota Waringin Barat di Mahkamah Konstitusi.

Namun, penangkapan bambang dinilai oleh beberapa pihak tidak manusiawi. Sebab, Bambang ditangkap dengan posisi tangan terborgol.

Sebeumnya,  ratusan aktivis anti korupsi yang mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata tak main-main. Mereka masih bertahan di markas Abraham Samad Cs yang terletak di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan itu.

Mereka bertahan di gedung KPK sambil bergantian menyampaikan orasi menolak penangkapan dan penahanan Bambang Widjojanto.

Para aktivis anti korupsi ini satu suara memilih bertahan karena mendengar isu akan ada penggeledahan di ruangan Wakil Ketua KPK yang membidangi penindakan itu.

Sejumlah aparat kepolisian dibantu satuan pengamanan internal KPK juga terlihat masih bersiaga di depan maupun sekeliling gedung KPK.  (jpnn)