9 Rampok Diciduk di Bekasi, 4 Ditembak

Ilustrasi

POJOKSATU – Sembilan kawanan perampok bersenjata yang hendak beraksi di Bekasi, Jawa Barat, digagalkan polisi. Aparat kepolisian yang mengetahui gerak-gerik para perampok itu langsung gerak cepat.

Empat dari sembilan kawanan rampok itu dilumpuhkan dengan timah panas. Satu di antaranya tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Kasat Reskrim Polres Bekasi Kota Ujang Rohanda mengatakan, para tersangka ditangkap pada Sabtu (24/1) dini hari di sejumlah lokasi terpisah. Menurut dia, kawanan rampok itu merupakan penjahat kambuhan yang kerap beroperasi di wilayah Kota Bekasi dengan mengincar rumah-rumah kosong dan sepeda motor.

Ujang menambahkan, pelaku tidak segan melukai korban yang mencoba melawan. “Pelaku menggunakan senjata api yang selalu mereka bawa saat beraksi,” kata kata Ujang.


Ujang menujukan barang bukti yang disita dari kawanan rampok. Di antaranya sepucuk senjata api rakitan berikut tiga amunisi yang masih utuh dan dua selongsong yang sudah diletuskan. Barang bukti lain yang disita polisi yakni tiga unit sepeda motor, sebilah golok, dua buah pisau, lima kunci letter T, sebuah obeng, dan delapan telefon seluler.

“Tiga pelaku yakni Jeki, Agus, dan Tri merupakan perampok sepeda motor yang tak segan melukai korbannya,” imbuhnya.

Empat kawanan lainnya, yakni Juni, Jul, Keling, dan Andi merupakan spesialis pencurian rumah kosong. Adapun Kojan dan Otong merupakan penadah barang-barang hasil rampokan atau curian kawanan tersebut.

Pengejaran terhadap kawanan rampok ini bermula dari pencurian sepeda motor di Jalan Raya Mahoni Kelurahan Pekayon Jaya Kecamatan Bekasi Selatan, Jumat (23/1).

Saksi-saksi di lokasi menyebutkan ciri-ciri pelaku yang mengarah pada Jeki, residivis yang merupakan target buruan polisi. Polisi kemudian mengejar Jeki dan menangkapnya di wilayah Kali Baru Kecamatan Medan Satria Kota Bekasi.

Setelah diintrogasi polisi, Jeki menunjukkan kawanannya yang lain. Saat menunjukkan lokasi persembunyian komplotannya, Jeki mencoba melawan polisi hingga akhirnya ditembak di bagian punggung kiri dan tewas.

“Semula kami hanya meletuskan tembakan peringatan, tapi tidak dihiraukan hingga akhirnya target kami lumpuhkan,” pungkas Ujang. (one)