Gunakan Ilmu Gendam, Dua Pencuri Ini Didor

jambret, pencurian
ilustrasi jambret
ilustrasi jambret

POJOKSATU – Komplotan Palembang yang kerap beraksi mencuri di pusat perbelanjaan (mall) sempat terekam Closed Circuit Television (CCTV) usai melakukan aksi pencurian. Mereka diduga menggunakan ilmu gendam agar korban lupa dengan barang bawaan yang disimpan dekatnya.

Ya, rekaman CCTV ini jadi petunjuk awal terungkapnya aksi pencurian di sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Tasikmalaya.  Komplotan Palembang yang berjumlah empat orang sempat terekam kamera CCTV sebuah pusat perbelanjaan.

Keempatnya tengah berada dalam satu lift yang sama usai melakukan aksi pencurian tas milik pengunjung mall. Dalam layar hanya tampak tiga orang, satu orang diantaranya membawa tas yang sengaja digendong di depan dadanya.
Dipastikan tas berisi tas milik pengunjung yang baru saja dicuri. Mereka kemudian keluar lift bersama layaknya pengunjung pusat perbelanjaan usai belanja.

Menurut Kapolresta Tasimalaya AKBP Noffan Widyayoko, modus pelaku sengaja mengambil tas pengunjung pusat perbelanjaan yang tengah makan. Pelaku baru beraksi saat pengunjung lengah karena menikmati hidangan.


Selesai bekerja secara kelompok, komplotan Palembang ini juga diduga menguasai ilmu gendam. Korbannya mengaku lupa terhadap barang bawaan usai menatap mata salah seorang pelaku yang tepat berada di depannya.
Dua pelaku lain yang berada dibelakang korban langsung mengambil tas milik korban dan membawanya lari. Namun, tidak selamanya tas hasil curian berisi barang berharga, pelaku juga kerap tertipu karena mengambil tas milik siswa yang hanya berisi buku pelajaran.

Kini polisi baru mengamankan dua pelaku bernama Dexa Nuari Jantra dan Mulyadi, keduanya warga Palembang. Sementara dua orang lagi yang sempat wajahnya terekam CCTV masih dalam pengejaran.

Dari tangan kedua pelaku polisi mengamankan barang bukti berupa hand phone berbagai merk, uang, dompet, kartu Anjungan Tunai Mandiri serta pakaian. Ironisnya lagi, barang berharga hasil curian justru diiklankan pelaku dalam situs jual beli online yang sudah terkenal.

Kini kedua pelaku harus mendekam dibalik jeruji besi dalam keadaan sakit. Kaki pelaku terpaksa dilumpuhkan timah panas polisi karena berusaha melawan saat hendak ditangkap, kemarin pagi. Ancaman kurungan diatas lima tahun menanti kedua pelaku yang kerap meresehkan pengunjung mall di Tasikmalaya, Garut dan Bandung ini. (zul)