Tim SAR Temukan Jenazah di Badan AirAsia

Seperti tangkapan besar, evakuasi ekor pesawat terus mendapat pengawalan ketat menuju Pangkalan Bun. (AFP PHOTO/POOL/ADEK BERRY)

POJOKSATU – Tim SAR dari TNI AL terus melakukan penyelaman untuk mencari badan peswat di dasar lau. Hari ini, Kamis (22/1/2015) TNI AL menerjunkan delapan tim untuk menyisir laut Jawa, dekat Selat Karimata, dimana badan pesawat ditemukan.

Perjuangan keras tim penyelam tak sia-sia. Mereka menemukan beberapa jenazah di dalam bodi pesawat nahas itu. Penyelaman dilakukan di lokasi yang ditemukan oleh alat sidescan sonar milik Dinas Hidrooceanografi TNI AL.‎ Letaknya sekitar 3400 meter dari ekor pesawat yang telah ditemukan sebelumnya.

Panglima Armada RI Kawasan Barat Laksda TNI Widodo, mengatakan, tim dari Dinas Hidrooceanografi telah menemukan posisi badan pesawat dan menemukan jenazah di dalam bodi AirAsia QZ 8501.

“Pagi ini kami coba selami, ternyata benar itu badan pesawat yang kita cari,” ujar kepada wartawan di KRI Banda Aceh yang berada di perairan Karimata, Kalimantan Tengah, Kamis (22/1/2015).


Ia menambahkan, di dalam badan pesawat tersebut terdapat sejumlah jenazah. Namun pihaknya belum bisa memastikan Saat ini, kata dia, penyelaman masih terus dilakukan. Kondisi cuaca terpantau baik. “Informasi yang kami terima, arus bawah tanah 0,3 knot, kecepatan angin 20 knot, dan tinggi gelombang 1-2 meter. Ini yang menjadi tantangan bagi penyelam,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Basarnas tetap ingin melaksanakan pengangkatan badan pesawat AirAsia QZ8501 dari dasar Laut Jawa dekat Selat Karimata, Kalimantan Tengah, kendati penyelam kerap kesulitan menjangkaunya karena alasan cuaca buruk.

Ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi jenazah penumpang di dalam badan pesawat. “Rencana kami akan tetap angkat body pesawat agar semua bisa menyaksikan di dalam kabin tidak ada lagi jenazah yang tertinggal,” kata Direktur Operasional Basarnas, Marsekal Pertama SB Supriyadi di Posko Utama Pencarian, Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalteng.

Menurutnya, tim SAR gabungan yang didominasi anggota TNI AL tetap akan mengangkat badan pesawat dengan teknik penggunaan balon pengapung atau lifting bag atau floating balloon dan crane. (one)