5 Spesialis Pencuri Motor Diringkus

Lima spesialis pencuri motor diringkus anggota Polsek Bogor Utara. Foto Rishaq/Pojoksatu.id
Lima spesialis pencuri motor diringkus anggota Polsek Bogor Utara. Foto Rishaq/Pojoksatu.id
Lima spesialis pencuri motor diringkus anggota Polsek Bogor Utara. Foto Rishaq/Pojoksatu.id

POJOKSATU – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Bogor Utara menggelar ekspose penangkapan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Kamis (22/1) sekitar pukul 15.00 WIB.

Lima pelaku yakni Slamet (23) asal lampung timur, Heriyansyah (22) asal Kayago, Palembang, Yuda Pratama (26) asal Kota Bogor, Junaedi (18) asal Lampung, Prima Ihsan Purnama alias Acong (27) asal Lampung.

Selain menahan lima pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa lima unit sepeda motor, senjata api rakitan beserta peluru dan kunci letter T yang digunakan pelaku melancarkan aksinya.

Kapolsek Bogor Utara, Komisaris Polisi (Kompol) Indrianingtyas, mengatakan, para pelaku telah menjalankan aksinya selama satu tahun. “Dari pengakuan mereka baru satu tahun. Kami masih terus dalami karena ada 14 laporan yang masuk dan yang diakui baru lima. Mereka ini spesialis pencuri sepeda motor,” ujar Kompol Indri.


Ia menambahkan, komplotan ini kebanyakan membawa hasil curiannya ke daerah atau kota asal pelaku. Seperti Palembang dan Lampung. “Bukan lintas provinsi, tapi kebanyakan mereka melempar curiannya ke daerah asal mereka,” lanjut Indri.

Sejumlah barang bukti yang diamankan ialah lima unit sepeda motor, Suzuki Satria FU (F 4656 CR), Suzuki Satria FU tanpa plat nomor, Honda Revo (F 5009 LR), Honda Beat (F 5689 DA), Honda Beat ( F 5689 DA), sepucuk senjata api rakitan jenis revolver, peluru berjenis revolver serta tiga kunci letter T dengan berbagai merek.

Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Bogor Utara, AKP Eddy Santoso mengatakan komplotan ini seringkali dipimpin oleh Junaedi dalam menjalankan aksinya.

“Yang punya senpi tuh Junaedi, Prima alias Acong, Heriyansyah kemudian Slamet. Kadang Junaedi yang pimpin main sama Acong, kadang Junaedi main sama Slamet. Jadi pemimpin mereke Junaedi yang pegang senpi. Mereke nggak pernah main sendiri, minimal berdua, kadang bertiga,” ujar AKP Eddy.

Dari pengakuan Slamet, Heriyansyah, Yuda Pratama, Junaedi dan Prima Irsan Purnama, sepeda motor hasil curian mereka dijual kepada Anto yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO) Polsek Bogor Utara. (cr1)