Korban Tabrakan Maut Pondok Indah Itu Anak Dosen IPB

ilustrasi (kelakaan lalu lintas)

POJOKSATU – Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (20/1) malam hingga menewaskan empat korban jiwa, sampai saat ini masih dalam penyelidikan kepolisian, Polres Jakarta Selatan.

Dari empat korban tewas yang disebabkan supir maut, Christopher Daniel Sjarief (23 tahun) yakni Wahyu Anggoro, Mahyudi Herman, Mustofa dan seorang polisi berpangkat Aiptu bernama Batangonang. Wahyu Anggoro yang menjadi korban kecelakaan maut tersebut merupakan warga Bogor yang juga anak pensiunan dosen Fakultas Kehutanan IPB.

Wahyu yang merupakan alumni IPB ini dimakamkan di Pemakaman Kampus IPB, Carangpulang, Dermaga, Bogor, hari ini Rabu (21/1).

“Akan dimakamkan di Pemakam Kampus IPB, Carangpulang, Dermaga, Bogor,” kata Paman korban Tri Wibowo, Rabu (21/1/2015).


Tri menambahkan, jenazah karyawan yang bekerja di Bank BRI Jakarta ini disemayamkan di rumah orangtuanya di perumahan dosen IPB, Bogor, Jawa Barat. “Kita akan bawa ke sana,” pungkasnya.

Kecelakaan tersebut terjadi pada Selasa (20/1) malam. Saat itu pengendara mobil Mitsubishi Outlander memacu kendaraanya dengan kecepatan cukup tinggi dan menabrak satu sepeda motor di dekat mal Gandaria City.

Bukannya berhenti, pengemudi mobil justru kembali melaku kendaraanya hingga menyebabkan tabrakan kedua di sekitar 500 meter dari lokasi kejadian pertama.

Kembali tancap gas, mobil tersebut justru kembali menabrak mobil dan motor di dekat Halte Transjakarta Tanah Kusir-Kodim. Di lokasi ini pengemudi akhirnya diamankan warga sekitar.(lya)