Kecewa, Sutarman Tolak Tawaran Jokowi, Pilih Bertani

POJOKSATU – Jenderal Sutarman meninggalkan gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, di Jakarta, Rabu (21/1) pukul 13.40 WIB. Didampingi Ibu Elly Sutarman, mantan Kapolri itu resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai orang nomor satu di Korps Bhayangkara.

Sutarman meninggalkan PTIK, setelah bersalam-salaman dengan sejumlah perwira di jajaran Polri saat pelepasan. Sebelum melangkah menuju mobilnya, Sutarman menyempatkan diri berdiri di hadapan grup vokal PTIK, yang menyuguhkan sebuah lagu perpisahan. Dalam lagu itu terdengar bait “Selamat Jalan Jenderal Sutarman, Terima Kasih atas Pengabdianmu.”

Sutarman kemudian, menyalami grup vokal di barisan paling depan, diikuti Ibu Elly. Lantas, keduanya melangkah menuju mobil Toyota Kijang Innova warna hitam berplat nomor B 8080 AB dengan diantar sejumlah Perwira Tinggi Polri.

Tak lupa, dia tetap dengan senyuman khasnya, tegas dan tegar melangkah. Ia pun sempat memberikan komentar kepada sejumlah awak media yang telah menantinya. Sutarman tetap bulat tekad tak ingin kembali lagi di dunia pemerintahan, maupun terjun ke politik.


“Saya telah berjanji kepada diri saya sendiri setelah selesai di kepolisian benar-benar akan menikmati masa tua, tidak terjun di dunia pemerintahan maupun politik lainnya,” kata Sutarman. Dia akan menikmati sisa sia masa tua bersama keluarga. Dan tentu sisa-sia masa tua itu diharapkannya bisa bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan masyatakat.

Mata Sutarman terlihat berkaca-kaca seolah menahan tangis. Namun, dia tetap tersenyum. Dia mengapresiasi sambutan luar biasa yang diberikan keluarga besar Polri di acara pelepasannya itu.

“Ya, itulah kebersamaan keluarga besar kita,” kata Sutarman dengan mata yang berkaca-kaca. Kebersamaan itu harus diwujudkan dalam mengawal proses demokrasi, pembangunan dan kamtibmas. “Polri harus satu, harus bersama. Tidak boleh terpecah oleh kekuatan siapapun,” pungkas Sutarman.

Usai memberikan keterangan singkat, ia melangkah ke dalam mobil. Sempat pula, bersalaman dengan sejumlah anggota termasuk Kabaharkam Komjen Putut Eko Bayuseno. “Selamat berjuang,” kata Sutarman. “Terima kasih. Assalamualaikum,” ujarnya seraya masuk ke kursi baris kedua Innova.

Sutarman seolah menampik tawaran pemerintah yang menyodorkan jabatan di BUMN atau sebagai Duta Besar setelah tak menjabat Kapolri. Mantan Kapolda Metro Jaya itu punya keinginan untuk bercocok tanam dan membantu para petani. “Saya mau bertani, bercocok tanam di kampung,” ujar Sutarman.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM, Tedjo Edhy Purdijatno, mengatakan Presiden Joko Widodo sudah menawarkan jabatan di luar institusi kepolisian kepada Sutarman selepas tak menjabat sebagai Kapolri. (boy/jpnn/ps)