Karyawati yang Terpanggang Ditemukan Saling Berpelukan

POJOKSATU – Situasi mencekam terjadi sepanjang pemadaman kebakaran yang di Rumah Toko (Ruko) Metalik Elektronik di Jalan KH Wahid Hasyim No. 241 Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Selasa dini hari (20/1). Bagaimana tidak, tujuh karyawati masih terjebak di lantai dua. Mereka akhirnya tewas mengenaskan.

Beberapa warga ikut mengerumuni lokasi kebakaran. Menurut kesaksian salah seorang petugas Pemadam Kebakaran Gowa, Fajar Fajrul, saat kejadian, seluruh penghuni yang berada di lantai dua sempat berusaha menyelamatkan diri. Sebagian yang berada di lantai dua kemudian lari ke sisi kiri gedung dan melompat turun ke lantai satu.

“Ada yang lompat dari lantai atas, langsung lari keluar gedung,” lanjut Fajar, pagi kemarin. Ia masih tampak letih hingga duduk di salah satu unit mobil milik Dinas Damkar Gowa.

Hal serupa disampaikan petugas Damkar Kabupaten Gowa yang lain, Abdurahim. Ia melihat Baba Hong bersama istrinya, yang merupakan pemilik ruko keluar dari pintu depan lantai satu sekira pukul 02.00 Wita. Saat itu, Abdurahim mengaku melihat api dengan kobaran yang besar keluar dari ruang gedung.


Sebanyak 10 armada kebakaran gabungan Dinas Damkar Gowa dan Dinas Damkar Makassar mendatangi lokasi untuk memadamkan api. Sekira pukul 02.20 Wita, beberapa petugas mengevakuasi jenazah Ricky yang terjebak di lantai satu bagian kiri gedung.

Karena api belum bisa dipadamkan, evakuasi terhadap korban lain terhambat. Warga dan petugas panik saat mengetahui masih ada tujuh karyawati yang terjebak di dalam gedung. Asap mengepul dan api kian berkobar hingga membuat petugas kebakaran kesulitan mengevakuasi seluruh penghuni gedung.

Api baru benar-benar padam sekira pukul 05.00 Wita. Beberapa petugas pemadam kebakaran langsung melakukan penyisiran di gedung untuk mencari penghuni gedung yang belum dievakuasi. Meski hawa panas masih terasa, dengan dilengkapi peralatan memadai, Petugas Damkar Kota Makassar menuju lantai dua gedung yang masih berasap di beberapa sudut.

Mereka menemukan tujuh jenazah di tempat terpisah. Abdurahim mengatakan, ada yang ditemukan di lantai, ada yang di balik pintu dan ada juga yang ditemukan di kamar paling belakang di lantai dua. Jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Syekh Yusuf untuk diidentifikasi.

“Kami dapat mayat yang berpelukan di kamar paling belakang di lantai dua,” kata Abdurahim. (ver-zaq/ars)