2,4 Juta Jiwa Belum Terdaftar BPJS

BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU – Sebanyak 2,3 juta dari 3,2 juta jiwa penduduk Kabupaten Bekasi diketahui belum menjadi peserta dalam Badan Penyelenggara Jaminan sosial (BPJS) Kesehatan.

Sementara berdasarkan data dari Komisi D DPRD Kabupaten Bekasi, hanya 956.988 orang masyarakat Kabupaten Bekasi yang sudah terdaftar dalam BPJS. Rincian dari jumlah tersebut yakni, Penerima Bantuan Iuran (PBI) sebanyak 550.494 orang, Pekerja Penerima Upah (PPU) sebanyak 292.696 orang dan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) sebanyak 113.798 orang.

Menurut Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Bekasi, minimnya peserta BPJS karena sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional yang belum menyentuh seluruh masyarakat.

’’Dinas Kesehatan kinerjanya lemah dalam hal ini. Kurangnya sosialisasi jadi penyebab utamanya,” ujarnya.
Namun selain sosialisasi, kata Nyumarno, banyaknya peraturan atau persyaratan juga menjadi salah satu kendala bagi masyarakat untuk tergabung dalam kepesertaan BJPS.


’’Regulasinya terlalu ribet, menyusahkan masyarakat yang hendak mengurusnya. Harusnya ini jadi atensi khusus,” katanya.
Karena proses yang berbelit serta menyusahkan masyarakat, maka dalam sehari pendaftaran BPJS, kata Nyumarno, tidak lebih dari 100 orang.

’’Bahkan, jumlah peserta yang bisa terlayani untuk mendaftar pun tak bisa maksimal, paling juga sekitar 100 peserta per hari yang bisa terlayani oleh BPJS,” tuturnya.

Ia menjelaskan, untuk PBI yang terdaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan, belum secara keseluruhan memiliki kartu. Oleh sebab itu, ia berharap agar persoalan tersebut cepat diselesaikan. (neo)