Labfor Tampik Gas Meledak Penyebab Kebakaran di Gowa

Ilustrasi.
Ilustrasi.

POJOKSATU –  Kepala Unit Fisika dan Komputer Laboraturium Forensi Mabes Polri Cabang Makassar, AKBP I Gede Suarthawan, mengatakan penyebab kebakaran yang menewaskan delapan orang di Gowa, Sulawesi Selatan masih dalam penyelidikan. Soal kabar bahwa kebakaran dipicu tabung gas meledak, Suarthawan juga menampik.

“Kita belum bisa memastikan apa penyebab kebakaran begitupun soal tabung gas yang kini diyakini masyarakat setempat kita juga belum bisa pastikan,“ ujarnya kepada Pojoksatu.id, Selasa (20/1) malam.

Menurutnya, pihak Labfor Makassar masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab kebakaran toko perlengkapan rumah tangga, Toko Metalik, di Jalan Wahid Hasyim, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (20/1) dinihari.

Tim Labfor cabang makassar juga sudah selesai mengambil sampel-sampel di setiap bagian ruko untuk diuji di laboraturium. “Memang benar ada ledakan gas tapi itu belum menjawab penyebanya, karna kami menduga gasnya meledak karena api sudah membesar.  Untuk itu berikan kami waktu meneliti abu atau sampel kebakaran ini. Dalam waktu seminggu pasti kami jawab,” pungkasnya.


Sebelumnya, kebakaran hebat melanda ruko di Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (20/1/2015) sekitar pukul 01:15, dinihari. Perisitwa tersebut menewaskan 8 orang. Satu diantaranya merupakan anak pemilik ruko, sedangkan 7 lainnya karyawan toko.

Korban tewas yakni Ricki (22), Ira, Nurlina, Rasma, Mita,Nia, Nurmi dan Ina. Selain mengakibatkan korban tewas, peristiwa ini juga menghanguskan empat minibus yang terparkir di depan ruko.

Kebakaran tersebut terjadi di Jalan Wahid Hasyim Nomor 241, Sungguminasa, Kecamatan Sombaopu, Lokasi kebakaran hanya berjarak 100 meter dari Kantor Pemadam Kebakaran setempat dan Markas Kepolisian Resor (Mapolres) setempat.(ure/fat/ps)