“Kalau Pelit, Tanah Kuburannya Keras”

Bob Sadino

POJOKSATU – Bob Sadino merupakan pengusaha sukses. Hartanya melimpah dan memiliki segalanya. Namun, siapa sangka upah penggali kuburnya ternyata hanya dibayar Rp30 ribu.

“Kami dibayar sama ketua kelompok penggali Rp 300 ribu. Satu kelompok beranggotakan 10 orang, jadi masing-masing dapat Rp 30 ribu per lubang,” kata Irun, penggali kuburan Bob Sadino kepada JPNN (Grup Pojoksatu.id) saat ditemui di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Selasa (20/1).

Kendati hanya dibayar Rp30 ribu, namun Irun mengaku tetap ikhlas menerimanya. Terlbih, kuburan Bob Sadino tidak susah digali. Penggaliannya berjalan lancar, tanpa ada hambatan apa pun.

Penggali kuburan di TPU Jeruk Purut, Aki, meyakini, gampangnya proses pembuatan liang kubur ini ada kaitannya dengan amalan almarhum.


Pria berumur sekitar 50-an ini mengatakan, keras tidaknya tanah kuburan tergantung amalannya.

“Saya beberapa kali menggali kuburan yang tanahnya keras seperti batu. Itu pasti karena orangnya maaf-maaf saja pelit. Tapi ini (untuk penguburan jenazah Bob Sadino, red) mudah sekali. Tanahnya gak keras dan tidak ada batu-batuan,” kata Aki, yang mengaku tidak tahu siapa itu Bob Sadino.

“Mungkin almarhum ini orangnya suka beramal,” duga Aki yang sudah puluhan tahun berprofesi sebagai tukang gali kubur ini. (esy/jpnn/ps)