Warga Bogor Ramaikan Pameran Batu Akik di Taiwan

Penemu batu Kian Santang di Bogor
Penemu batu Kian Santang di Bogor
Batu Kian Santang Bogor

POJOKSATU – Bogor Gemstone Community (BGC) akan meramaikan pameran batu akik di Taiwan pada bulan Mei 2015 mendatang. Sebelum ke Taiwan, BGC terlebih dahulu melakukan pameran di beberapa mal Indonesia, khususnya Bogor.

Komunitas pencinta batu akik ini telah menyambangi Cibinong Square sejak 15 Januari 2015 lalu. Mereka menggelar pameran ketiganya di halaman depan Cibinong Square, Kabupaten Bogor, setelah sebelumnya menggelar pameran yang sama di Jungle Land dan Bogor Nirwana Residence (BNR).

Denny Janofan atau yang biasa disapa bang DJ, salah satu perwakilan dari BGC mengatakan, ada beberapa komunitas pecinta batu akik yang ikut serta dalam event ini. Salah satunya ialah Komunitas Putera Klawing dari Bilungan, Jawa Tengah dan menampilkan berbagai macam batu muli, namun batu bacan menjadi yang paling dominan.

Dalam event ini juga ada sesi pelelangan dari kolektor dan pecinta batu akik. Bang DJ menyayangkan daya beli warga Bogor yang kurang antusias dalam pelelangan tersebut.


“Daya beli warga Bogor kurang bagus. Kemarin, empat buah batu bacan dibuka seharga Rp 3 juta sama sekali tidak ada yang nawar. Sudah diturunkan ke Rp 1,5 juta tetap aja sama,” ujarnya saat ditemui di Cibinong Square, Minggu (18/1).

Di lain sisi, pria 48 tahun ini juga mengapresiasi pemilik sekaligus pengelola Cibinong Square, Ravi Sugandi atas niat untuk menyediakan tempat di lantai dua Cibinong Square khusus untuk BGC bernama “Rumah Batu”.

“Iya kami sangat berterima kasih pada pak Ravi yang bakal menyiapkan tempat di lantai dua. Perkiraan sih pertengahan bulan Februari nanti,” lanjut bang DJ.

Ke depannya BGC juga akan menyambangi Botani Square, Bogor, Jawa Barat, Bogor Trade Mall (BTM), Bogor, Jawa Barat dan Maret nanti akan sampai di Sukabumi untuk menggelar event yang sama.

“Masih ada beberapa mall yang minta didatangi, tapi belum tahu kapan pastinya. Tapi yang pasti, BGC akan keliling Bogor sepanjang tahun ini,” ujar bang DJ.

Dari segi bisnis, Bang DJ mengatakan bisnis batu akik di Indonesia akan terus berkembang seiring berjalannya waktu.

“Setidaknya 15 tahun kedepan bisnis akan tetap ramai peminatnya. Karena batu bukan sesuatu yang bisa dibudidaya. Jadi semakin lama, batu alam yang indah akan makin bermunculan,” ucapnya seraya menambahkan, dirinya menjadi salah satu perwakilan dari Indonesia yang akan mengikuti pameran batu akik di Taiwan pada bulan Mei mendatang. (cr1)