Polisi Gagalkan Pengiriman Sabu 2 Kg ke Bone

Ilustrasi.
Ilustrasi.

POJOKSATU – Sulawesi Selatan nampaknya menjadi sasaran empuk pemasaran narkoba. Pasca penangkapan bandar kelas kakap, Amiruddin Rahman alias Amir Aco yang kedapatan membawa sabu dan ekstasi di Hotel Clarion, polisi kembali menggagalkan pengiriman narkoba seberat dua kilogram tujuan Kabupaten Bone, Sulsel.

Penggagalan tersebut dilakukan kepolisian Polres Bulungan Kalimantan Utara. Pelaku dibekuk saat ingin mengirim narkoba tersebut melalui Pelabuhan Samarinda ke Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar atau Pelabuhan Nusantara Parepare.

Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Endi Sutendi saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut. Menurutnya dari data Polres Bulungan pelaku atau kurir tersebut bernama Nur Salam (44) warga Jalan Sungai Kapuas Kecamatan Tanete Riattang.

“Katanya pelaku hendak membawa paket atau barang bukti yang kini diamankan yakni sabu 2 Kg ke Bone. Sementara kami kembangkan apakah yang bersangkutan bandar atau termasuk jaringan di Sulsel yang ditangkap kemarin (jaringan Amir Aco),“ ujar Endi, Senin (19/1).


Dari hasil introgasi paket sabu tersebut berasal dari Malaysia yang dikirim melalui Kota Tarakan. Tersangka juga mengaku barang tersebut akan dibawa ke Samarinda lalu dikirim ke Makassar atas pesanan seorang Bandar di Bone.

“Pelaku mendapatkan Rp 30 juta sekali antar. Sementara bandar Bone yang memesan barang haram tersebut masih kita kembangkan untuk mengetahui identitas. Untuk itu kita terus berkordinasi dengan Polres Bulungan guna menangkap pemesan yang ada di Bone,“ katanya.(ure/fat/ps)