7 Pengunjung Tewas, Polisi Sebut KRB Lalai

Kebun Raya Bogor

POJOKSATU – Kepala Pusat Konservasi Kebun Raya Bogor (KRB), Didik Widyatmoko mendatangi Polres Bogor Kota, Senin (19/1). Ia datang untuk menyerahkan berkas pemeliharaan KRB.

Didik tiba di Kantor Polres Bogor Kota pukul 10.50 WIB. Didik yang didampingi pegawai KRB langsung masuki kantor Satuan Reskrim Polres Bogor Kota dengan membawa setumpuk berkas.

Ketika ditanya awak media, Didik enggan berkomentar banyak. “Saya belum bisa memberikan keterangan dan statement,” ujarnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Bogor, AKP Aulia Djabar, mengatakan, Didik datang ke polres hanya untuk menyerahkan berkas-berkas.


“Hanya memberikan dokumen masalah perawatan pohon. Saat ini masih dalam penyelidikan. Sudah empat orang diperiksa. Itu sudah termasuk ahli yang kita datangkan. Untuk kepala KRB belum dilakukan pemeriksaan,” ungkapnya.

Polres Bogor Kota akan terus mengumpulkan lebih banyak keterangan soal kasus tumbangnya pohon di KRB yang menewaskan tujuh orang.

“Sementara ini kami meminta dokumen dahulu. Karena kalau mengumpulkan keterangan dari orang saja, itu cuma menyamakan persepsi. Kita bicara fakta hukum bukan hanya persepsi,” tegasnya.

AKP Aulia menambahkan, dugaan sementara tumbangnya beberapa pohon di KRB akibat kelalaian dari pihak KRB.

“Untuk sementara adanya kelalaian, belum ada pengembangan lagi. Untuk hasil pemeriksaan pohon itu belum dapat data otentik. Dokumen perawatan yang kita terima sampai akhir tahun 2014,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tumbangnya pohon di KRB menelan 7 korban jiwa dan 30 orang luka-luka, Minggu (11/1) lalu. (cr1)