“Kurir Kok Dieksekusi Mati, Bandarnya Malah Diampuni”

4 rani
Keluarga dan kerabat mendoakan Rani usai dimakamkan. Foto Guruh/Pojoksatu.id

POJOKSATU – Warga Ciranjang, Cianjur, menyesalkan pemerintah dan penegak hukum atas eksekusi mati yang dijatuhkan kepada Rani Andriani. Menurut beberapa warga yang ikut dalam prosesi pemakaman Rani, hukuman mati yang diterima Rani tidak adil.

Siti (29) misalnya. Perempuan yang sehari-hari berjualan di warung nasi menyatakan, seharusnya yang mendapat hukuman mati adalah sepupu Rani, yakni  Meirika Franola alias Olla. Pasalnya, peran Rani dalam hal ini hanyalah kurir.

“Rasanya tidak adil. Rani kan cuma kurir. Dia itu kan dimanfaatkan saja,” ujar Siti.

Senada, Sobari (43) pun mengaggap, seharusnya yang mendapatkan hukuman mati adalah Olla yang selama ini diketahui sebagai bandar heroin yang ditangkap di Bogor.


“Seharusnya itu Olla yang dihukum mati. Olla itu bandar heroinnya,” tegas dia.

Sementara, sepupu sekaligus sahabat dekat Rani, Yuki (38) merasa tidak terima dengan eksekusi saudaranya itu. Ia pun menyatakan kekecewaannya dengan menuntut peninjauan kembali grasi yang diterima Olla dari SBY yang kala itu menjabat sebagai Presiden.

“Ini keputusan aneh. Kami harap grasi yang diterima Olla itu ditinjau kembali. Kami ingin keadilan untuk Rani,” tukas dia. (ruh)