Bikin Merinding, Ini Kata-kata Terakhir Pilot AirAsia QZ8501

Pilot AirAsia QZ8501, Kapten Irianto.
Pilot AirAsia QZ8501, Kapten Irianto.
Pilot AirAsia QZ8501, Kapten Irianto.

POJOKSATU – Kata-kata terakhir pilot AirAsia QZ8501, Kapten Irianto bikin tim ahli pemeriksa rekamanan black box dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merinding.

Allahu Akbar, begitu kata-kata terakhir pilot Kapten Irianto dalam rekaman Cockpit Voice Recorder (CVR) AirAsia QZ8501 yang diperdengarkan oleh KNKT.

“Saya tidak dapat membayangkan apa yang terjadi saat dia meneriakkan kalimat tersebut,” ungkap Nurcahyo Utomo dilansir Kalteng Pos (Grup Pojoksatu.id), Minggu (18/1).

Nurcahyo Utomo merupakan salah satu ahli periksa rekaman black boxdari KNKT. Dia ditugaskan untuk memeriksa rekaman percakapan Kapten Irianto, yang menerbangkan pesawat nahas AirAsia QZ 8501.


Menurutnya, setelah mendengarkan rekaman percakapan black box QZ8501, diketahui bahwa kata-kata terakhir yang diucapkan oleh Kapten Irianto sebelum pesawat menujam ke dalam lautan adalah “Allahu Akbar”.

“Kata-kata itu membuat saya merinding,” katanya.

Perasaan yang sama seperti ketika dia mendengar kata-kata terakhir dari pilot-pilot lainnya.

“Mendengarkan rekaman kotak hitam sebuah pesawat yang terlibat dalam kecelakaan tidak seperti mendengarkan musik atau diskusi,” ujarnya.

Butuh mental yang cukup kuat, tambahnya. Nurcahyo mengaku sangat sedih dan gugup harus mendengar kata-kata terakhir dari Irianto, orang yang berjasa mengajarinya untuk menerbangkan pesawat. Meski demikian ia harus menyelesaikan mendengar seluruh rekaman percakapan tersebut.

“Mendengar percakapan terakhir akan menjadi kunci untuk mengungkap penyebab kecelakaan AirAsia. Kami akan tahu apa yang sebenarnya terjadi dari pembicaraan antara pilot dan co-pilot sebelum kecelakaan itu,” imbuhnya.

CVR AirAsia berhasil dievakuasi para penyelam dari TNI AL pada hari Selasa (13/1) lalu.(jpnn)