Pakar IPB Selidiki Pohon Maut di Kebun Raya Bogor

Kebun Raya Bogor
Kebun Raya Bogor
Kebun Raya Bogor

POJOKSATU – Polres Bogor Kota kembali menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait pohon tumbang di Kebun Raya Bogor (KRB), Jumat (16/1). Olah TKP kali ini didampingi ahli pohon dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Lina Karlina Sari.

Dipimpin AKP Auliya Djabar, olah TKP meliputi pengambilan sampel dari bagian pohon yang tumbang oleh peneliti IPB seperti material tanah, ranting serta daun dari pohon tumbang jenis Damar Agathis di Jalan Astrid KRB

“Ini adalah olah TKP lanjutan dengan menghadirkan saksi ahli dari IPB. Dugaan Sementara, pohon tumbang diakibatkan rayap sehingga pohon menjadi keropos,” ujar AKP Djabar, Jumat.

Namun, Lina Karlina Sari belum mau memberikan konfirmasi kepada awak media mengenai apa yang akan dikaji dari beberapa sampel yang diambil dalam penelitiannya.


Sementara itu, Kepala Keamanan KRB, Agus Setiabudi mengatakan pihaknya akan lebih ketat mengawasi pengunjung Kebun Raya Bogor, terlebih saat cuaca buruk untuk mengantisipasi jatuhnya korban jika pohon kembali tumbang.

“Langkah antisipasi adalah dengan mensterilkan pengunjung dari lokasi pohon-pohon besar dengan pengeras suara atau dengan keliling menggunakan mobil patroli,” ujar Agus.

Hingga saat ini terpantau dua pohon besar di Jalan Astrid yang berpotensi tumbang telah ditebang dan satu lainnya dipangkas untuk mengurangi dampak tumbang akibat buruknya cuaca belakangan ini.

Sebelumnya diberitakan enam orang tewas tertimpa pohon damar, Minggu (11/1). Mereka adalah Sarijo (40) warga Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Suryana (43) warga Jalan Pembangunan, Kelurahan Kedunghalang, Supriyono (32) warga Kandangroda, Desa Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Saifulloh (43) warga Babakantarikolot Nanggewer serta Ahmad Saefullah warga Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur. (cr1)