Raba Paha Mahasiswi, Perwira Polisi Diperiksa Propam

Ilustrasi.
Ilustrasi.
Ilustrasi.

POJOKSATU – Perwira polisi, AKBP AB yang diduga melakukan tindak pidana pelecehan seksul terhadap dua mahasiswi Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar, sudah menjalani pemeriksaan di Propam Polda Sulselbar, sejak Jumat (16/1).

Juru Bicara Polda Sulselbar, Kombes Pol Endi Sutendi membenarkan prihal pemeriksaan tersebut ia mengatakan sejauh ini pihak Propam sementara memeriksa perwira tersebut sebagai saksi. “Masih diperiksa sebagai saksi. Nantinya pasti diperiksa juga oleh penyidik reskrim untuk tindak pidananya,” terangnya.

Perwira menengah polri itu menambahkan, pihaknya tidak akan tebang pilih dalam memproses kasus, meskipun yang terlapor adalah oknum polisi. “Tidak ada yang kebal hukum, kalau ada oknum melanggar ya diproses. Tinggal melihat pelanggarannya apa. Kalau nanti terbukti ya akan ada sanksi disiplin, bisa saja pemecatan secara tidak hormat,” ucap perwira berpangkat tiga bunga itu.

Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurrahcman mengaku pihaknya sudah mendapatkan laporan oknum polisi berpangkat perwira berlaku cabul itu. Namun, saat ini pihaknya belum berkoordinasi dengan penyidik karena masih menghargai proses hukum yang berjalan. “Kami hanya mengontrol, kalau prosesnya berjalan untuk apa kami turun tangan. Kalau sudah keluar jalur baru kami turun,” kata dia.


Saat ditanyai prihal pelanggaran yang diduga dilakukan perwira itu, Hamidah mengaku jika nantinya terbukti maka akan sangat memalukan institusi kepolisian. “Wajar kami rasa kalau nantinya ada sangsi pemecatan,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, sesuai laporan mahasiswi IS, LP/197/XXI/2014/8 Desember 2014, pada 24 November 2014 IS mengaku dipaksa oleh AKBP AB masuk ke dalam taksi. Saat di dalam taksi, AKBP AB memaksa memeluk IS dan meraba-raba pahanya. Jika IS menolak, AKBP AB mengancam tidak lulus mata kuliah yang ia ajarkan.

Sementara mahasiswi UIT lainnya yang juga menjadi korban, TE juga telah melaporkan kasus ini dengan nomor LP/198/XXI/2014. Dalam laporan tersebut, TE mengaku mengaku pahanya dipegang-pegang saat berboncengan dengan AKBP AB saat diajak makan di warung bakso samping rumah bernyanyi keluarga Lyrik di Jalan Pelita Raya Makassar.(ure/fat)