9 Bulan Lagi Pensiun, Apa Jabatan Baru Jenderal Sutarman?

Kapolri Jendral Pol Sutarman. FOTO: dok/jpnn
Kapolri Jendral Pol Sutarman. FOTO: dok/jpnn
Kapolri Jendral Pol Sutarman. FOTO: dok/jpnn

POJOKSATU – Pucuk pimpinan di Kepolisian RI maupun TNI selalu berakhir ketika yang bersangkutan memasuki masa pensiun. Tapi, hal berbeda dialami Jenderal Sutarman. Jabatan kapolri yang diemban jenderal bintang empat itu berakhir di tengah jalan. Padahal, ia masih memiliki masa dinas sembilan bulan lagi. Sutarman baru memasuki masa pensiun pada Oktober 2015.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberhentikan Sutarman dari jabatan Kapolri pada Jumat (16/1/2015). Namun, Jokowi tidak menyebutkan apa jabatan baru Sutarman. Posisi Sutarman digantikan Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kapolri.

Guru Besar Universitas Pertahanan Indonesia Prof Dr Salim Said mengatakan, keputusan Presiden Jokowi itu sebagai salah satu langkah untuk mengatasi persoalan di tubuh Polri. “Saya menduga, ini bagian dari cara Pak Jokowi untuk mengatasi persoalan di tubuh Polri,” kata Salim dalam diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (17/1/2015).

Kendati demikian, Salim masih tidak habis pikir mengapa Jenderal Sutarman dicopot dari jabatannya. Padahal masa jabatan Sutarman sebagai Kapolri dan perwira polisi akan berakhir pada Oktober 2015. “Saya tidak mengerti mengapa Pak Sutarman diberhentikan. Padahal beliau itu masih punya masa dinas sampai Oktober,” tandas Salim.


Presiden Jokowi membuat 2 keputusan presiden terkait pemberhentian Jenderal Polisi Sutarman sebagai Kapolri dan mengangkat Komjen Pol Badrodin Haiti sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kapolri. Hal ini menyikapi status hukum calon Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan yang ditetapkan KPK sebagai tersangka rekening gendut. (one)