Gus Solah: Tersangka jadi Kapolri Tak terbayang

Gus Solah. Foto: istimewa
Gus Solah. Foto: istimewa

POJOKSATU – Penolakan terhadap Komjen Budi Gunawan menjadi Kapolri terus bergulir. Karena bagaimana mungkin, seorang tersangka kasus korupsi menjadi kepala sebuah institusi penegakan hukum.

“Saya sulit lepaskan pikiran dari masalah Budi Gunawan. Tidak terbayangkan bahwa seorang tersangka jadi Kapolri,” jelas tokoh Nahdlatul Ulama, Salahuddin Wahid, dalam akun Twitter-nya pagi ini, Kamis (15/1).

Karena itu dia juga mempertanyakan anggota Komisi III DPR yang hadir dalam fit and proper test kemarin, Rabu (14/1) kompak dan aklamasi mendukung Kepala Lemdikpol tersebut.

“KIH dan KMP di Komisi 3 kompak dukung Budi Gunawan jadi Kapolri. Yang bikin kompak itu Budi Gunawan atau perlawanan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)? Atau ada hal lain?” ungkap pengasuh Pesantren Tebu Ireng yang akrab disapa Gus Solah tersebut.


Dari sepuluh fraksi di Komisi III DPR, hanya Partai Demokrat kemarin yang tak hadir. Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini sejak awal sudah meminta agar proses fit and proper tidak dilanjutkan lagi setelah Komjen Budi Gunawan dinyatakan sebagai tersangka. (rmol/zul/ps/lya)