Angkot Dikonversi ke Transpakuan, Statusnya Bagaimana?

Bus Transpakuan
Bus Transpakuan

POJOKSATU – Wacana Pemerintah Kota Bogor untuk mengkonversi angkutan umum menjadi Bus Transpakuan guna mengurangi kemacetan masih menimbulkan pro dan kontra.

Anggota Komisi D DPRD Kota Bogor dari Fraksi Partai Demokrat, Mulyadi mengatakan, konversi tersebut harus mempertimbangkan beberapa aspek. Terutama status kepemilikan angkot yang akan dikonversi. Karena sebagian besar angkot di Kota Bogor adalah milik perorangan.

“Mayoritas angkot itu milik pribadi dan jika dikonversi ke ke BUMD, statusnya harus jelas,” ujar Mulyadi di kantornya, kamis (15/1).

Ia mengatakan kemacetan di Kota Bogor tidak melulu akibat membengkaknya jumlah angkot, tapi juga akibat terbatasnya lahan parkir. “Macet bukan hanya karena angkot, tapi juga karena terbatasnya lahan parkir sehingga masih banyak yang parkir liar di tepi jalan,” tegasnya. (cr1)