Tong Sampah Animasi Telan Dana Rp 9 Miliar

11424_9656_Tong-Sampah-Animasi---Har-(

POJOKSATU – Instruksi Gubernur DKI Basuki T. Purnama (Ahok) memindahkan tong sampah animasi langsung direspons Dinas Kebersihan DKI. Selasa (13/1) tempat sampah berbentuk hewan dan buah-buahan yang memakan dana Rp 9 miliar itu langsung ditarik Dinas Kebersihan DKI dari sejumlah jalan utama. Semuanya dialihkan ke taman kota.

’’Alasannya, lubangnya terlalu kecil,’’ ujar Kepala Dinas Kebersihan DKI Saptastri Ediningtyas.

Dia menjelaskan, berdasar data dinas kebersihan, ada 1.809 tong sampah animasi di seluruh DKI. Menurut dia, selama ini sebagian tong itu memang diletakkan di jalan-jalan utama. Tetapi, sisanya di taman. ’’Jalan utama yang diberi tempat sampah tersebut berada di dekat lampu merah Jalan Juanda, Jakarta Pusat, dan lampu merah PGC, Jakarta Timur,’’ ujarnya.


Selain itu, tong tersebut bertujuan menggantikan tempat sampah dari bahan plastik tiga warna. Tujuannya, tidak gampang rusak atau dicuri. Menurut dia, tong sampah animasi yang berbahan dasar semen itu merupakan program pengadaan 2014.

Saptastri menjelaskan, tong itu sebenarnya hal biasa. Di beberapa negara Asia, lanjut dia, model tersebut telah digunakan. ’’Tetapi, karena Ahok meminta memindahkannya ke taman, ya kami melaksanakannya saja,’’ katanya.

Meski demikian, dia menegaskan bahwa pengadaan tong sampah animasi tersebut tidak dianggarkan pada 2015. Selain itu, Ahok tidak menginginkan keberadaan tempat sampah animasi itu di pinggir jalan. ’’Jadi, yang di pinggir jalan dikembalikan kayak dulu,’’ ujarnya. (bad/co2/ind)