Memalukan, Siluman Mobdin Plat Hitam

NAKAL : Entah apa alasannya, mobdin bernopol F 161 W yang seharusnya memakai plat merah malah menggunakan plat hitam. foto : guruh
NAKAL : Entah apa alasannya, mobdin bernopol F 161 W yang seharusnya memakai plat merah malah menggunakan plat hitam. foto : guruh
NAKAL : Entah apa alasannya, mobdin bernopol F 161 W yang seharusnya memakai plat merah malah menggunakan plat hitam. foto : guruh

POJOKSATU – Bukan rahasia lagi, menjadi seorang pegawai negeri sipil (PNS) adalah pekerjaan dambaaan sebagian banyak orang. Alasannya, gaji tetap, uang pensiun, kerja ringan, tunjangan dan segala fasilitasnya menjadi daya tarik yang tidak terbantahkan.
Namun yang memalukan, masih saja ada oknum PNS yang menyalahgunakan fasilitas yang didapatkannya dari uang negara. Seperti halnya kendaraan roda empat yang berhasil disergap petugas polisi di Pos Polisi 8 Cepu, persimpangan Tugu Ngaos, Mamaos, Maenpo, Selasa (13/1) siang kemarin.
Mobil jenis mini bus merk Toyota Avanza warna hitam bernopol F 161 W yang terdaftar sebagai mobil dinas (mobdin) inventaris Pemkab Cianjur ini memakai plat hitam. Padahal seharusnya, mobil itu menggunakan plat merah.
Tak pelak, petugas yang kebetulan sedang berada di lokasi pun langsung menghentikan kendaraan yang dibeli dengan uang rakyat itu. Ketika ditanya, kenapa plat nomor tersebut diganti dengan plat hitam, si pemakainya tidak bisa menjawab.
“Kenapa ini plat nomornya kok diganti hitam. Ini seharusnya kan warna merah,” cecar petugas polisi kepada laki-laki yang tidak mau menyebutkan namanya itu. “Plat nomor yang merah ada kok, Pak,” jawabnya.
“Ya sudah, langsung diganti plat nomornya. Ini mobil dinas kan?,” perintah petugas yang langsung dituruti lelaki setengah baya itu.
Sementara itu, ketika Radar Cianjur mencoba menanyakan identitas mobdin itu, sang sopir pun memilih untuk tidak bersuara dan menutup mulut rapat-rapat. Lelaki itu terus saja menghindar kejaran Radar Cianjur. Bahkan, usai memasang plat nomor warna merah, ia pun langsung ngacir tanpa memberikan jawaban sepatah kata pun.
Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Didin Jarudin menyatakan, penghentian kendaraan dinas dilakukan yang bersangkutan memasang plat nomor yang tidak semestinya. Untuk itu, anggotanya pun lansung memerintahkan untuk menggantinya dengan plat nomor aslinya yang berwarna merah sebagai identitas bahwa kendaraan itu adalah kendaraan dinas pemerintah.
“Kalau surat-suratnya tadi lengkap. Cuma plat nomornya saja yang diganti,” kata Didin. Lebih lanjut Didin menambahkan, pihaknya telah menengarai cukup banyak kendaraan dinas pemerintah yang membandel dengan mengganti warna plat nomornya.
“Tidak sekali-dua kali saja lihat itu, kalau kebetulan kami lihat dan bisa dihentikan ya akan kami stop. Plat nomornya harus diganti di tempat,” tegasnya. (ruh)