PDIP Kawal Program Pusat di Jabar

Waras Warsito
Waras Warsito
Waras Warsito

POJOKSATU – Tahun 2014 diyakini sebagai momentum kebangkitan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Bagaimana tidak, dua ajang demokrasi terbesar dimenangkan oleh partai berlambang kepala banteng ini.

Pada Pemilihan Umum Legislatif 2014 yang digelar 9 April lalu, PDIP unggul dengan meraih 19,2 persen suara. Kemenangan itu pun diikuti oleh terpilihnya pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia periode 2014-2019 hasil Pemilihan Umum Presiden 2014 pada 9 Juli lalu.

Namun, sejumlah capaian tersebut bukanlah akhir perjuangan dari partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini. Kerja keras dalam melayani masyarakat harus terus ditingkatkan seiring posisi PDIP yang berada di dalam pemerintahan.

Selain itu, 10 Januari kemarin merupakan hari jadi PDIP ke-42, sehingga menjadi momentum yang tepat untuk bekerja lebih baik lagi. Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah PDIP Jabar Waras Wasisto mengatakan, pihaknya akan terus berjuang demi kepentingan rakyat.


“Memasuki usia ke-42 ini, kita ingin memberi yang terbaik bagi masyarakat,” kata Waras saat dikonfirmasi di Bandung. Sebagai contoh, kata Waras, PDIP Jabar akan mengawal setiap kebijakan pemerintah pusat di Jabar.

Sebagai pemilik kursi terbanyak di DPRD Jabar, PDIP akan melakukan fungsi kontrol sebaik mungkin dalam mengawal jalannya pemerintahan. “Sebagai partai pemerintah, kita akan mengamankan kebijakan pemerintah pusat di Jabar, di sisi lain kita akan mengkritisi kebijakan provinsi yang tidak pro rakyat,” katanya.

Waras mencontohkan, pihaknya akan mengkritisi alokasi anggaran kesehatan. Pasalnya, kata Waras, anggaran untuk kesehatan belum mencapai 10 persen.

“Seperti hasil evaluasi oleh Kemendagri, anggaran untuk kesehatan baru 2,7 persen. Akan kita kawal terus, agar semua program pemerintah pusat tersampaikan dengan baik,” katanya.

Di samping itu, Waras menilai, anggaran untuk ketahanan pangan di Jabar pun tergolong minim. “Maka dari itu, kami akan evaluasi. Di banggar (DPRD Jabar), akan ada evaluasi terkait evaluasi APBD ini,” kata Waras yang juga merupakan anggota DPRD Jabar ini. (agp)