Polisi Belum Tindaklanjuti Laporan Wali Kota Makassar

Wali Kota Makassar, M Ramdhan Pomanto. foto: dok/jpnn.
Wali Kota Makassar, M Ramdhan Pomanto. foto: dok/jpnn.
Wali Kota Makassar, M Ramdhan Pomanto. foto: dok/jpnn.

POJOKSATU – Kepolisian Resort Kota Besar Makassar belum menindaklanjuti laporan Wali Kota Makassar, M Ramdhan Pomanto (Danny), terkait pencemaran nama baik.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar, AKP Andi Nuraeini mengaku masih mempelajari laporan itu. “Kami juga masih mengumpulkan bukti sebelum menindaklanjut laporannya,” kata Nuraeini kepada Pojoksatu.id, Senin (12/1) siang.

Nuareini berjanji, jika proses awal itu sudah rampung, pihaknya akan segera memanggil pihak terlapor. Namun Ia tidak menargetkan kapan pemanggilan itu bias dilakukan.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Ramdhan Pomanto melalui pengacaranya melaporkan dua mahasiswa Universitas Veteran Republik Indonesia (UVRI) Makassar, Ahmad Riyadi dan Syam Ali, Minggu (11/1). Keduanya dianggap telah melakukan pencemaran nama baik saat berunjukrasa di depan Rujab Wali Kota Makassar, Jumat (9/1) dinihari.


Pihak Danny menilai desakan sekelompok mahasiswa terkait penganggaran biaya peralatan makan minum di rujab senilai Rp1 miliar adalah salah satu bentuk pencemaran nama baik. Untuk itu pihaknya mempolisikan motor aksi itu.

Sebelumnya Rujab Walikota Makassar Danny Pomanto yang terletak yang terletak di Jl Penghibur Makassar diserang massa, Jumat (9/1/15) sekira pukul 01.00 dini hari.

Sekelompok pemuda sekitar 20 orang ini berasal dari sejumlah lembaga mahasiswa di Makassar. Mereka menutut Walikota Makassar mempertanggung jawabkan pengajuan anggaran Rp1 miliar hanya untuk membeli sendok makan.(ure/fat)