40 Pemimpin Dunia Bersama Jutaan Warga Turun ke Jalan

pranciss
AKSI SOLIDARITAS: Jutaan warga Prancis berkumpul di alun-alun melakukan aksi solidaritas terhadap pembantaian di Charlie Hebdo dan Supermarket Yahudi yang menewaskan 17 orang, pekan lalu

POJOKSATU – Pembantaian di kantor Majalah Charlie Hebdo dan Supermarket Yahudi di Paris mendapat empati dari masyarakat internasional. Jutaan orang turun ke jalan-jalan di Paris dan kota-kota lain di Prancis sebagai bentuk solidaritas dan persatuan terhadap tewasnya 17 orang di Charlie Hebdo dan Supermarket Yahudi.

Aksi yang dilakukan pada Minggu (11/1/2015) itu diikuti 3,7 juta orang, termasuk 1,6 juta di Paris. Warga Prancis lintas agama dan etnis ambil bagian untuk menunjukkan solidaritas kepada 17 korban, yang meninggal dalam serangan di kantor majalah satire Charlie Hebdo, penembakan polisi wanita di Montrouge, dan serangan di supermarket Yahudi.

Aksi berjalan dipimpin oleh sejumlah anggota keluarga korban penembakan, dimulai di Place de la Republique dan berakhir di Place de la Nation. Hadir di aksi ini Presiden Prancis, Francois Hollande, yang bergandengan tangan dengan para pemimpin dunia lain.

Tak kurang dari 40 pemimpin dunia hadir, termasuk Perdama Menteri Inggris David Cameron, Kanselir Jerman Angela Merkel, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Presiden Mali Ibrahim Boubacar Keita, dan Raja Yordania Abdullah II. “Paris adalah ibu kota dunia hari ini,” kata Presiden Prancis Francois Hollande.


Aksi serupa juga dilakukan di sejumlah negara, di antaranya di Berlin yang dihadiri oleh ribuan warga Jerman. Di Madrid, beberapa ratus warga Muslim mengusung spanduk bertuliskan “Bukan atas nama kami” di dekat stasiun kereta yang dibom kalangan ekstremis Islam pada 2004. Sedangkan di London, beberapa monumen dihiasai lampu berwarna merah, putih dan biru melambangkan bendera Prancis. (one)