Teroris Cantik Paling Diburu di Dunia Kabur ke Suriah

Hayat Boumeddiene and  Amedy Coulibaly
Hayat Boumeddiene bersama suaminya Amedy Coulibaly

POJOKSATU – Hayat Boumeddiene (26), teroris wanita yang paling diburu di dunia telah melarikan diri ke Suriah. Polisi Paris mengatakan berhenti mengejarnya karena dianggap ‘berisiko rendah’.

Janda dari salah satu teroris bersenjata yang membantai 17 warga sipil di ibukota Perancis  itu diyakini telah melarikan diri ke Suriah. Sumber-sumber resmi di Paris mengatakan bahwa 24 jam pengawasan jaringan teror saat telah difokuskan pada target lainnya.

Boumeddiene dituduh sebagai bersenjata dan berbahaya. Polisi Perancis Jean-Marc Falcone emngatakan, wanita cantik itu diyakini telah membantu merencanakan serangan mematikan di Kantor Majalah Satir Charlie Hebdo yang menewaskan 12 orang.

Sejak lima tahun lalu, Boumeddiene digambarkan sebagai wanita bercadar dan menggunakan panah mematikan di pedesaan Prancis di mana ia bertemu perekrut jihad. Dia dan tiga teroris Paris diketahui oleh dinas keamanan. Namun, meski kebencian fanatik mereka terhadap Barat dan memiliki akses persenjataan, polisi memutuskan untuk berhenti melacak mereka pada Juli 2014.


Ratusan percakapan telepon antara Boumeddiene dan Izzana Hamyd, istri Cherif Kouachi, telah muncul pada catatan mobile. Lima ratus diantaranya terjadi tahun lalu.

Boumeddiene dilaporkan telah diterbangkan dari Madrid ke Istanbul pada tanggal 2 Januari melintasi perbatasan Turki ke Suriah pada hari Kamis.

Ini adalah hari setelah saudara Kata dan Cherif Kouachi, membunuh 12 orang di kantor majalah satir Charlie Hebdo. Itu juga hari diamana suaminya, Amedy Coulibaly, membunuh seorang polisi wanita sebelum menembak empat sandera di sebuah toko makanan halal di Timur Paris. Boumeddiene disebut-sebut mengetahui serangan itu karena dia melarikan diri saat serangan itu berlangsung. (DailyMail/one)