Polisi: Pohon Tumbang di Kebun Raya Bogor Itu Biasa

Korban pohon tumbang di KRB dievakuasi ke RS PMI Bogor. Foto Dede/pojoksatu.id
Korban pohon tumbang di KRB dievakuasi ke RS PMI Bogor. Foto Dede/pojoksatu.id
Korban pohon tumbang di KRB dievakuasi ke RS PMI Bogor. Foto Dede/pojoksatu.id

POJOKSATU – Kendati empat pengunjung Kebun Raya Bogor (KRB) tewas dan 28 lainnya menderita luka-luka akibat tertimpa pohon tumbang, objek wisata alam di jantung Kota Bogor itu tetap berjalan seperti biasa.

“Kebun Raya Bogor masih beraktivitas seperti biasa, tidak ada penutupan. Karena ini wajar, Bogor banyak terdapat pohon-pohon besar dan tinggi, yang perlu ditingkatkan kewaspadaan. Saat cuaca tidak menentu, jangan berada di lokasi yang membahayakan, seperti di bawah pohon,” ujar Kepala Polisi Sektor Bogor Tengah Kompol Viktor kepada wartawan, Minggu (11/1/2015).

Ia mengatakan, saat ini situasi di lokasi sudah ditangani. Untuk mengantisipasi peristiwa yang sama, polisi memasang garis polisi dengan radius hingga 500 meter dari lokasi kejadian.

Viktor menambahkan, semua korban telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit PMI Bogor untuk menjalani perawatan medis. Korban luka-luka dilarikan ke ruang UGD, sedangkan yang meninggal langsung dibawa ke ruang forensik rumah sakit tersebut.


Menurut Viktor, semua korban adalah karyawan PT ASALTA Mandiri Agung, Nanggewer, Kabupaten Bogor, yang sedang melakukan kumpul keluarga dalam acara perusahaan di Kebun Raya Bogor.

Mereka tertimpa pohon yang patah diduga karena lapuk, ukuran pohon dengan panjang lebih kurang delapan meter dan diameter 1,5 meter. “Saat kejadian para korban sedang duduk di dalam tenda yang ada di lokasi kejadian,” pungkas Viktor. (one)