Foto di TNGGP dikenakan Tarif

tnggp-ii-021

POJOKSATU – Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) TNGGP naik. Kalau tahun sebelumnya hanya Rp1,6 miliar per tahun, tahun ini naik menjadi Rp2,6 miliar per tahun.

Humas BBTNGGP Dindin mengaku, kebijakan penutupan jalur pendakian selama tiga bulan menjadi kebijakan dilematis, seiring dinaikannya PNBP tahun 2015, yang mencapai Rp 2,6 miliar.

“Mulai Januari ini kami tutup untuk memberikan kesempatan terhadap flora dan fauna agar berkembang biak, serta pemulihan ekosistem jalur pendakian karena TNGGP itu ekotourism,” ujarnya.


Menurutnya, kebijakan kenaikan PNBP sebenarnya cukup membuat kami kesulitan. Apalagi pada Agustus mendatang jalur pendakian akan kembali ditutup. Pertimbangan pemerintah menaikan PNBP, mungkin karena jumlah wisatawan yang datang ke TNGGP cukup tinggi setiap tahunnya.

“Menyikapi hal ini, kami melalui peraturan pemerintah pusat yang baru terpaksa akan menaikan tarif masuk ke kawasan TNGGP,” ujarnya.

Sesuai dengan aturan baru, TNGGP akan menerapkan aturan baru, yakni selain membayar tiket pendakian, bagi wisatawan yang mengambil foto pemandangan akan dikenai tarif.

“Tentunya aturan yang akan diterapkan telah melewati berbagai kajian yang mendalam. Tarif masuk untuk weekend dan weekday, baik pelajar maupun umum pastinya akan berbeda,” tutur Didin.(fhn)