Langgar Izin Terbang, Ini Penjelasan Menteri Susi

susi air
Susi Air

POJOKSATU – Kementerian penerbangan memberikan sanksi kepada 61 penerbangan dari 5 maskapai, termasuk Susi Air yang merupakan maskapai milik Menteri Perikanan Susi Pudjiastuti. Sanksi berupa larangan terbang itu diberikan karena maskapai tersebut melanggar izin terbang.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Susi menyatakan masalah itu bukan urusannya, tapi manajemen Susi Air. “Saya tidak tahu. Saya tidak lagi di Susi Air, coba tanya Susi Air (manajemen),” ujar Susi di Jakarta, Jumat (9/1)

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengumumkan hasil audit terhadap di lima bandara besar di Indonesia, yakni Bandara Soekarno Hatta Jakarta, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Kualanamu Medan, Bandara Ngurah Rai Bali dan Bandara Hasanuddin Makassar.

Jonan mengatakan, ada lima maskapai yang terbukti melakukan pelanggaran izin terbang. Yang menarik, di antara daftar maskapai itu terselip perusahaan maskapai penerbangan milik Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.


Jonan menyebut, maskapai penerbangan Susi Air ikut melanggar izin terbang. “Susi Air tiga pelanggaran,” singkat Jonan di Kantornya.

Sejak berdiri pada 2005, hingga saat ini Susi Air telah memiliki 113 destinasi dan 160 rute. Susi Air mengaku telah memiliki 49 pesawat dengan berbagai tipe. Rute penerbangan milik Lion Air terbanyak melanggar izin.

Jonan menyebut, 35 rute penerbangan milik Lion Air terbukti tidak sesuai izin dari Kemenhub. Masih dari grup Lion, maskapai Wings Air melakukan pelanggaran izin terhadap 18 rute penerbangannya. Maskapai Garuda Indonesia juga tidak luput dari pelanggaran izin terbang untuk 4 rute penerbangannya. Maskapai Trans Nusa melakukan pelanggaran izin satu rute penerbangan. “Saya menyarankan maskapai penerbangan ajukan izin dengan persyaratan yang lengkap,” ucapnya. (one)