Kehadiran Hiu di Pantai New South Wales Gegerkan Warga

Foto: Istimewa

 

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

POJOKSATU – Sebuah keluarga di negara bagian New South Wales telah mengabadikan sebuah momen bawah air yakni hiu yang tengah merobek bangkai paus, di lepas pantai selatan negara bagian itu.

Empat pantai di dekat wilayah ‘South Broulee’ telah ditutup untuk para pengunjung sejak Rabu (7/1) sore, setelah paus muda tewas di dekat pantai.

Bangkai paus ini menarik perhatian ratusan penghuni laut, dan beberapa hiu, yang memakan bangkai tersebut.


Kehadiran hiu memaksa pihak berwenang untuk menutup pantai di wilayah Shark Bay, Moruya, Broulee Utara, Broulee Selatan dan North Head.

Pantai Moruya sendiri baru dibuka kembali pada Kamis(8/1) pagi.

Matthew Stephens dan keluarganya, yang sekarang tinggal di Snowy Mountains, bergabung dengan kerumunan orang di garis pantai.

“Anda mungkin melewatkan hari paling menarik di Broulee sejak bertahun-tahun belakangan. Kami sudah menetap di sini sejak pindah dari Canberra awal 1980-an, dan ini adalah peristiwa paling menarik,” ujar Matthew.

Matthew mengatakan, kerumunan orang di pantai berusaha keras menebak apa yang terjadi.

“Anda hanya benar-benar bisa melihat pausnya sedikit saja dan juga bisa melihat sirip hiu,” terangnya.

Matthew mengungkapkan, ia menghabiskan lebih dari dua jam dengan menggunakan kamera tahan air yang ia terima sebagai kado Natal, untuk merekam hiu yang tengah memakani bangkai paus itu.

“Saya berlari pulang dan meraih peralatan memancing tua, yang tak benar-benar pernah menangkap banyak ikan,” sebutnya.

Sebagian dari bangkai ditarik ke luar laut oleh nelayan lokal, tetapi sebagian lainnya tetap berada dekat pantai.

Sejumlah pantai tersebut diharapkan bisa dibuka kembali pada hari Jumat (9/1), tapi Matthew mengatakan ia memiliki beberapa pertimbangan.

“Saya tak berpikir kami akan membuka pantainya hari ini. Ada tumpahan licin minyak yang mulai hanyut ke luar pantai dan tak diragukan lagi, hal ini akan menarik lebih banyak hiu selama beberapa hari mendatang,” katanya. (jpnn)