11 Negara Paling Berbahaya Untuk Kaum Perempuan

ilustrasi kekerasan
Ilustrasi

POJOKSATU – Kasus kekerasan dan pelecehan seksual pada perempuan sering kali kita jumpai. Banyak perempuan yang diperlakukan buruk diberbagai negara, ada yang dianiaya hingga tewas, diperkosa, dibunuh, ditelantarkan atau bahkan diperjual belikan untuk dijadikan budak.

Tak jarang, kemiskinan dan kesehatan yang buruk disuatu negara membuat terancamnya keselamatan perempuan. Berikut adalah beberapa negara yang paling berbahaya untuk perempuan.

Menempati urutan paling akhir adalah Negara Mexico. Sebuah negara yang terletak di Amerika Utara, berbatasan dengan Amerika Serikat yang sebenarnya merupakan negara yang indah. Hanya saja, negara ini tidak terlalu aman bagi perempuan. Meksiko mempunyai tingkat kejahatan yang tinggi. Para mafia narkoba dan dealer menjadi gangguan utama bagi perempuan yang berkunjung ke sini. Jika anda adalah orang asing, anda harus siap untuk mendapatkan banyak tatapan dari penduduk lokal. Meski demikian, jika anda bersikap wajar, anda tak akan diganggu oleh penduduk setempat.

Kemudian diurutan ke-10 ada negara Rusia, sejak jatuhnya tirai besi Rusia yang banyak melakukan praktek perdagangan manusia, terutama anak-anak dan wanita terperangkap dalam perbudakan seksual.


Nigeria menempati urutan ke-9, negara dengan bias gender yang cukup parah. Kekerasan dalam rumah tangga sangat umum terjadi di negara ini. Dua dari tiga perempuan Nigeria mengatakan mereka menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga. Polisi Nigeria pun terlalu korup untuk membantu mereka. Perempuan Nigeria banyak yang dipukuli, diperkosa, dilecehkan baik secara mental, seksual, dan psikologis oleh laki-laki di negara ini.

Selanjutnya, Kolombia masuk nominasi sebagai negara paling berbahaya untuk perempuan pada urutan ke-8, karena kekerasan dan agresivitas sangat umum terjadi di Kolombia. Kasus kekerasan dalam rumah tangga serta kekerasan seksual meningkat pesat di Kolombia.

Yaman adalah negara yang memiliki kenampakan geografis yang sangat indah, namun di negara ini sangat kurang keamanan bagi perempuan karena beberapa suku dan organisasi membuat tempat ini berbahaya bagi perempuan, banyaknya teror bom mobil  serta seringnya perang antara pemberontak dengan pemerintah selalu membuat kaum perempuan yang menjadi korban. Kasus kekerasan seksual dan pemerkosaan sangat umum terjadi di Yaman. Sehingga membuat Yaman berada di posisi ke-7 untuk negara yang berbahaya bagi perempuan.

Di Pakistan, kebebasan kaum perempuan sangat terbatas. Negara ini masuk ke urutan ke-6 dalam kategori negara yang tidak aman bagi perempuan. Kaum perempuan tidak bisa berbuat apa-apa tanpa izin dari ayah, saudara, atau suaminya. Tindak kekerasan seksual juga sering kali dijumpai di negara ini. Ketidakpekaan polisi dan pemerintah membuat perempuan rentan terhadap kejahatan di negara ini. Dan bila kasus yang menimpa perempuan di bawa ke ranah pengadilan, hakim kerap memperlakukan mereka dengan tidak hormat.

Urutan ke-5 ditempati oleh Negara Sudan. Beberapa kelompok kerap membunuh kelompok serta ras lain secara bebas. Menurut statistik dari Save the Children, Sudan merupakan negara paling berbahaya bagi ibu hamil. Setiap tahun, hampir 5000 bayi meninggal beberapa jam setelah mereka dilahirkan akibat pengobatan yang payah. Di bagian Barat Sudan sangat terkenal dengan kekejamannya.

Afghanistan masuk diurutan ke-4, semenjak Taliban berkuasa, hak perempuan dibatasi. Selama perang, gadis-gadis muda dilaporkan dipaksa untuk menikah atau bahkan diculik dan diperkosa.

Para perempuan di Somalia menjalani kehidupan yang sangat menderita. Kehamilan untuk wanita Somalia adalah berita buruk, karena bayi yang mereka lahirkan sering sekali mendatangkan kematian. Perempuan di Somalia juga kerap di perkosa, dianiaya, atau bahkan dibunuh dan dimutilasi. Somalia masuk dalam daftar 11 negara paling berbahaya bagi perempuan dan menempati urutan ke-3.

Irak juga masuk dalam daftar kategori ini, dengan urutan ke-2. Organisasi perempuan sangat dibatasi di Irak. Hak asasi perempuan sudah tak dianggap lagi. Beberapa perempuan yang dimasukkan penjara, dibiarkan mendekam tanpa bertemu hakim atau pengadilan. Petugas pun kerap menyetrum dan memperkosa perempuan dengan tujuan memaksa mereka mengakui kejahatan.

Dan diurutan pertama, adalah Suriah. Dengan keindahan alam yang sangat mempesona, suriah ternyata masuk kedalam urutan teratas negara paling berbahaya untuk wanita. Sejak perang yang berlangsung dari tahun 2011, kasus pemerkosaan dan kekerasan seksual terhadap perempuan meningkat drastis di negara ini yang dilakukan oleh sekelompok orang-orang syiah yang menjajajh suriah. 80% kasus kekerasan seksual menimpa perempuan di negara ini dengan korban kelompok usia antara 7-49 tahun. Pemerkosaan digunakan di Suriah sebagai alat penghinaan, balas dendam, dan intimidasi selama perang saudara. Banyak warga yang melarikan diri ke negara tetangga karena tak tahan dengan kekerasan yang terjadi di negaranya.

Itulah beberapa negara yang paling berbahaya bagi perempuan. (zul)