Penerbit Kartun Nabi Muhammad Diserang, 10 Tewas

Petugas mengevakuasi mayat di Kantor Charlie Hebdo
Petugas mengevakuasi mayat di Kantor Charlie Hebdo
Petugas mengevakuasi mayat di Kantor Charlie Hebdo

POJOKSATU – Sedikitnya 10 orang tewas dalam penembakan di Kantor Charlie Hebdo, Paris, Prancis, Rabu (7/1/2015). Charlie Hebdo merupakan kantor majalah mingguan satir yang sebelumnya menimbulkan kontroversi karena menerbitkan karikatur Nabi Muhammad pada 2011.

Radio Perancis melaporkan, polisi telah mengkonfirmasi 10 orang tewas dan lima terluka setelah pria bersenjata bertopeng dengan AK-47 dan granat roket menyerbu gedung.

Saluran berita itu mengutip seorang saksi mengatakan ia melihat insiden dari sebuah gedung di dekatnya di jantung ibukota Perancis. “Sekitar setengah jam yang lalu dua orang bertopeng hitam memasuki gedung dengan Kalashnikov (senjata),” kata Benoit, pembawa cara berita Radio Prancis, seperti dilansir DailyMail, Rabu (7/1/2015).

“Beberapa menit kemudian kami mendengar banyak tembakan. Orang-orang di dalam kantor berlarian ketakutan dan teriak histeris,” tambahnya


Seorang pejabat polisi, Luc Pedih, mengatakan seorang wartawan tewas dan beberapa luka-luka, termasuk tiga polisi. “Ini pembantaian,” kata pedih BFM TV.

Setelah penembakan itu, ratusan komentar yang diposting di halaman Twitter Charlie Hebdo, salah satunya David Rault. Dia menulis “Sebuah hari yang menyedihkan bagi kebebasan berekspresi,”

Ini bukan penyerangan pertama bagi Charlie Hebdo. Kantor ini juga dibom pada bulan November 2011 setelah memasang gambar Nabi Muhammad di sampul majalahnya. (DailyMail/one)