Tiga Dosen AS Mengajar di MAN Cibinong

Akademisi AS berinteraksi dengan Kepala MAN Cibinong
Akademisi AS berinteraksi dengan Kepala MAN Cibinong, Bogor

POJOKSATU – Ada yang berbeda di Kampus Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ya, sekolah yang terletak di pusat Ibukota Cibinong ini mendapat kunjungan tiga akademisi dari A and M University Texas, AS.

Ketiganya merupakan akademisi muslimah, yaitu Professor Rebecca Hankis, Nafisah Hankins, dan Halwa Hankins. Kedatangan mereka untuk menjadi volunteer pendidikan bahasa Inggris.

Kepala MAN Cibinong, Kosasih Ismatullah mengatakan, kehadiran tiga orang pendidik dari AS ini merupakan sebuah anugrah bagi siswa MAN Cibinong karena mereka bisa belajar langsung bahasa Inggris kepada para akedemisi asal negeri Paman Sam itu.

“Kalau dengan ahlinya, maka anak-anak akan lebih bisa bereksplorasi mengenai bahasa Inggris,” kata Kosasih.


Selain mengenai bahasa, ketiga orang tersebut juga memperkenalkan Islam di AS, dan itu menjadi nilai tambah dalam hal pendidikan sejarah dan pengetahuan tentang Islam di luar Indonesia. “Ini juga menjadi sumber informasi baru bagi anak-anak, sejauh mana sesungguhnya Islam di luar sana terutama di Amerika, apakah sebebas di negeri kita atau seperti apa. Jadi ini yang anak-anak bisa kejar informasinya,” imbuhnya.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Mat Nur menyambut baik kegiatan seperti ini. Menurutnya, kegiatan volunteer dari akademisi AS ini menjadi salah satu nilai tambah dalam penerapan dan pembelajaran bahasa asing terutama bahasa Inggris.

“Yang ingin diperdalam para siswa adalah penguatan bahasa Inggris, karena bahasa Inggris menjadi modal dasar untuk pendidikan lebih lanjut atau keluar negeri,” kata Mat Nur.

Profesor A and M University Texas, AS Rebecca Hankis mengaku senang bisa berinteraksi dengan pelajar muslim di Indonesia terutama di MAN Cibinong, apalagi para pelajar di Cibinong memiliki pengetahuan yang luas terutama tentang Islam di luar negeri.

“Semua anak-anaknya aktif dan cerdas, dan sejarah mengenai islam cukup luas, dan itu membuat saya senang,” Kata Rebecca. (one)